LombokPost- Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram) kembali diresmikan pada Selasa lalu (1/7), setelah menjalani renovasi besar-besaran dalam program Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) 2024.
Kehadiran kembali RS Unram disambut antusias. Ini merupakan langkah maju dalam menghadirkan rumah sakit pendidikan dan layanan kesehatan unggulan di NTB.
RS Unram kini siap mengemban dua misi penting. Yakni, sebagai pusat layanan kesehatan unggulan NTB dan rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram.
Direktur RS Unram dr Akhada Maulana menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak. Terutama yang telah berkontribusi sejak awal pembangunan rumah sakit pada 2010, hingga akhirnya rampung direnovasi dan kembali aktif.
“Kami bersyukur akhirnya RS Unram resmi dibuka kembali. Sejak April 2025, tercatat sebanyak 2.254 pasien rawat jalan telah kami layani selama bulan Juni,” ujar Akhada.
RS Unram kini dilengkapi 100 tempat tidur rawat inap dengan berbagai kelas layanan, semua ruangan ber-AC dan dilengkapi toilet air panas 24 jam. Fasilitas ini juga mendukung pelaksanaan program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan.
Tak hanya sebagai rumah sakit layanan, RS Unram juga berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan kedokteran.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unram Prof Dr Sitti Hilyana menyebutkan, kehadiran RS Unram menjadi solusi atas kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter di NTB.
“RS Unram bukan hanya tempat praktik bagi mahasiswa FKIK, tapi juga pusat pengembangan riset kedokteran dan teknologi kesehatan seperti stem cell,” jelas Hilyana.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, RS Unram diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan utama, khususnya dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat NTB. Peresmian RS Unram menjadi babak baru dalam transformasi layanan kesehatan dan pendidikan kedokteran di daerah. (jay)
Editor : Pujo Nugroho