LombokPost-Langkah serius ditunjukkan SMKN 1 Jonggat dalam mencetak lulusan siap kerja.
Sekolah vokasi di Lombok Tengah ini terus menggenjot peningkatan kompetensi guru SMK sebagai strategi utama menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berubah.
Kepala SMKN 1 Jonggat, Ruju Rahmat, menegaskan bahwa kunci keberhasilan pendidikan vokasi adalah kualitas pengajar. Karena itu, pihaknya fokus memperkuat dua aspek penting, kompetensi pedagogik dan profesional guru SMK.
“Jika ingin siswa kami siap kerja, maka gurunya juga harus adaptif. Pembelajaran harus relevan dengan kebutuhan industri,” tegas Ruju, Senin (3/8).
Dalam program peningkatan kompetensi ini, guru-guru SMKN 1 Jonggat dibekali dengan berbagai modul pelatihan.
Mulai dari pembaruan kurikulum SMK, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, hingga materi ajar berbasis proyek.
Guru juga dilatih untuk merancang strategi penilaian komprehensif dan memahami secara detail standar kompetensi keahlian di bidang masing-masing.
Langkah ini sejalan dengan visi SMKN 1 Jonggat sebagai sekolah vokasi yang progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Proses belajar pun dibuat lebih interaktif, dinamis, dan berorientasi praktik.
“Kompetensi guru SMK adalah fondasi. Ketika guru sudah siap, maka siswa pun akan lebih mudah menyerap materi dan siap menghadapi dunia kerja,” tambah Ruju.
SMKN 1 Jonggat menargetkan lulusannya memiliki keterampilan praktis dan karakter kerja unggul.
Karena itu, peningkatan kompetensi guru menjadi bagian dari upaya jangka panjang membangun sistem pendidikan vokasi yang modern dan relevan.
Dengan penguatan ini, Ruju berharap mampu mencetak lulusan siap kerja yang mampu bersaing secara profesional, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Editor : Siti Aeny Maryam