LombokPost- Semangat juang siswi SMPN 14 Mataram di ajang O2SN mendapat apresiasi, meski belum berhasil melaju ke tingkat provinsi NTB.
Upaya keras dinilai menjadi bekal berharga untuk raihan prestasi di masa depan.
Aura Sabru, siswi kelas VII yang berlaga di cabang pencak silat, harus terhenti langkahnya pada O2SN tingkat Kota Mataram. Meski demikian, perjuangan Aura mewakili Kota Mataram diapresiasi tinggi pihak sekolah.
Kepala SMPN 14 Mataram Lina Yeti Budiasih mengatakan pencapaian ini tetap membanggakan.
“Siswa SMPN 14 Mataram sudah berlatih keras dan menunjukkan semangat luar biasa di O2SN. Meski belum lolos ke provinsi, ini pengalaman sangat berharga,” ujarnya, Rabu lalu (6/8).
Menurutnya, persaingan di tingkat kota tahun ini sangat ketat. Banyak sekolah menurunkan atlet terbaik, terutama di cabang bela diri seperti pencak silat.
Meski gagal, Aura tetap mencatat prestasi di sejumlah kejuaraan nasional lainnya.
Untuk mengejar target tahun depan, sekolah berencana menambah porsi latihan ekstrakurikuler pencak silat.
“Saat ini hanya sekali seminggu, ke depan kami tambah intensitasnya,” katanya.
Lina menegaskan, kegagalan di O2SN tingkat NTB bukan akhir segalanya. Justru menjadi awal evaluasi agar siswa lebih siap ke depan.
“Kami akan terus membina bakat siswa, khususnya di bidang olahraga dan seni,” tegasnya.
Dukungan terhadap siswa seperti Aura disebutnya akan terus berlanjut. Potensi siswa SMPN 14 Mataram dalam ajang olahraga dinilai semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Ia pun optimistis ke depan akan lebih banyak siswa yang mampu menembus O2SN tingkat NTB, bahkan nasional.
Editor : Siti Aeny Maryam