LombokPost- Burhanudin kini memimpin MKKS SMP Kota Mataram periode 2025–2028. Kepala SMPN 16 Mataram itu membawa visi menjadikan organisasi para kepala sekolah ini sebagai mitra strategis Dinas Pendidikan Kota Mataram sekaligus pusat berbagi ilmu dan pengalaman.
Burhanudin terpilih melalui rapat MKKS SMP Kota Mataram pekan lalu.
Ia menegaskan ingin menjadikan MKKS SMP Kota Mataram sebagai mitra strategis Dinas Pendidikan Kota Mataram sekaligus ruang belajar bersama seluruh kepala SMP di kota ini.
”MKKS SMP Kota Mataram harus menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman, bukan hanya diurus pengurus inti saja,” tegas Burhanudin.
Di bawah kepemimpinannya, struktur organisasi MKKS SMP Kota Mataram akan diperluas dengan bagian khusus, seperti kurikulum, sarana prasarana, kerja sama antar lembaga, dan peningkatan SDM.
Salah satu fokusnya adalah menggelar workshop daring bagi guru dan kepala sekolah, termasuk pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI).
Menurut Burhannudin, pelatihan Coding dan AI saat ini masih ditanggung pemerintah. Namun, biaya normalnya bisa mencapai Rp 3 juta per pertemuan.
“Kalau nanti harus berbayar, sekolah dengan BOS kecil tentu akan kesulitan,” jelas Burhanudin.
Karena itu, MKKS SMP Kota Mataram berkomitmen memfasilitasi pelatihan tersebut agar sekolah kecil tetap bisa meningkatkan SDM gurunya.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan SMP di Kota Mataram sekaligus meratakan kesempatan belajar teknologi baru seperti Coding dan AI.
”Kebersamaan adalah kuncinya. Semua keputusan di MKKS SMP Kota Mataram akan lahir dari musyawarah, bukan keputusan pribadi,” tandas Burhanudin.
Dengan kepemimpinan baru ini, MKKS SMP Kota Mataram diharapkan semakin solid dan adaptif menghadapi tantangan pendidikan modern.
Fokus peningkatan SDM guru lewat pelatihan Coding dan AI diyakini akan memperkuat mutu pendidikan di seluruh SMP Kota Mataram.
Editor : Siti Aeny Maryam