LombokPost- SMKPPN Mataram menegaskan komitmennya untuk memperbanyak kegiatan praktik siswa setiap pekan.
Langkah ini dinilai penting untuk mengasah keterampilan siswa sesuai kompetensi keahlian masing-masing.
Kepala SMKPPN Mataram Sugiarta mengatakan, praktik menjadi bagian utama pembelajaran di sekolah karena akan menentukan kesiapan siswa di dunia kerja.
“Di SMK harus banyak praktik. Keterampilan menjadi modal penting saat menghadapi tantangan di dunia kerja,” ujarnya.
Menurutnya, keterampilan siswa bukan hanya bermanfaat untuk bekerja di perusahaan, tetapi juga menjadi modal membuka usaha.
“Lulusan SMK harus punya skill, supaya bisa diserap industri atau berwirausaha,” tegas Sugi, sapaan akrabnya.
Berbagai kegiatan praktik siswa SMKPPN Mataram terus digalakkan dengan memanfaatkan lahan sekolah.
Misalnya kata Sugi, siswa Kompetensi Keahlian (KK) Agribisnis Pembibitan Tanaman (APT) melakukan praktik pembibitan di lahan sekolah.
Sementara jurusan pengolahan hasil terus memproduksi kue dan minuman.
Ia menegaskan, praktik harus menjadi budaya di sekolah agar lulusan memiliki keterampilan sesuai bidangnya.
“Kami ingin lulusan SMK tidak hanya mencari kerja, tetapi juga bisa membuka peluang kerja,” pungkasnya.(*)
Editor : Prihadi Zoldic