LombokPost- Universitas Mataram (Unram) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa asal Kabupaten Sumbawa di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unram.
Penandatanganan ini berlangsung di Ruang Sidang Rektor, Rektorat Unram, Selasa (19/8).
PKS ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unram Prof. Dr. Sitti Hilyana dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetiyo.
Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani antara Rektor Unram dan Bupati Kabupaten Sumbawa.
Rektor Unram Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas dukungan Pemkab Sumbawa terhadap pendidikan tinggi.
Ia menegaskan, bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan dan mencetak tenaga kesehatan berkualitas.
“Sudah ada 10 calon sarjana kedokteran dan 5 mahasiswa farmasi dari Kabupaten Sumbawa yang memperoleh beasiswa. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Sumbawa juga berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan kesehatan di NTB,” ujar Prof Bambang.
“Kami ingin Unram ini tidak hanya menjadi miliknya Pulau Lombok, tetapi juga Pulau Sumbawa. Mulai dari pengembangan pendidikan, penambahan dokter spesialis. Hingga mengutamakan daerah-daerah terpencil agar kebutuhan dokter spesialisnya terpenuhi,” imbuh Prof. Bambang.
Rektor juga menyoroti masih adanya ketimpangan distribusi tenaga kesehatan antara daerah dengan pusat.
Oleh karena itu, Unram berkomitmen untuk menghadirkan solusi melalui riset, pengembangan, dan pengabdian masyarakat.
“Kami ingin Unram memberikan dampak nyata bagi masyarakat di daerah. Tidak hanya menjadi kampus yang mengajar, tetapi juga menjadi kampus yang membangun dan mengabdi,” tegas Prof. Bambang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetiyo menyampaikan, apresiasi atas dukungan Unram terhadap pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa, khususnya di bidang kesehatan.
“Program beasiswa ini sangat penting bagi kami. Melalui kerja sama ini, kami berharap lahir tenaga kesehatan yang bisa kembali mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Sumbawa, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan,” tutur Budi.
Melalui kerja sama ini, Unram dan Pemkab Sumbawa berharap dapat melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik.
Tetapi juga siap mengabdi bagi masyarakat NTB, terutama di wilayah yang masih kekurangan tenaga medis.(*)
Editor : Kimda Farida