LombokPost--Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Bumigora melepas sejumlah mahasiswa-nya untuk magang di mitra instansi pemerintah terkait, pada senin kemarin (15/9).
Program magang kali ini terbagi menjadi tiga bagian diantaranya magang masyarakat, magang dietetik dan magang penyelenggaraan makanan. Dan akan berlangsung selama tiga bulan.
“Untuk magang masyarakat, adanya di Puskesmas Gunungsari sedangkan magang dietetik dan magang penyelenggaraan makanan kita distribusikan mahasiswa ke RSUD Provinsi NTB. Totalnya berjumlah 42 mahasiswa,” ujar Lina Yunita, Kepala Prodi Gizi, Univeristas Bumigora, usai melepas Mahasiswanya.
Program magang kali ini, kata Lina, sapaannya, sebagai ruang aktualisasi diri mahasiswa setelah berkutat dengan teori pembelajaran selama masa perkuliahan.
Melalui magang ini dirinya aktif mendorong mahasiswa untuk dapat membuka wawasan, membangun jejaring profesional, serta menumbuhkan sikap kerja yang adaptif, berintegritas, dan solutif.
Prodi Gizi Universitas Bumigora berharap dari pengalaman magang ini, dapat menjadi bekal nyata bagi mahasiswa untuk siap bersaing dan berkontribusi setelah lulus nantinya.
Lina menjabarkan target kompetensi yang ingin dicapai dalam pengalaman magang tersebut. Diantaranya sebagai berikut ;
- Mampu mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan.
- Mengembangkan kompetensi profesional di bidang gizi klinik, gizi masyarakat, maupun food service management
- Memiliki keterampilan soft skills seperti komunikasi, kerja tim, etika kerja, dan problem solving.
Selain itu, Prodi Gizi, Universitas Bumigora juga menargetkan para lulusannya untuk mencapai berbagai kompetensi yang tentunya bermanfaat dan relevan dengan profesi yang akan dijalani para lulusan prodi Gizi ini.
Diantara kompetensi yang dimaksud sebagaimana berikut ini :
- Memiliki kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, inovatif, dan berintegritas secara profesional baik mandiri maupun berkelompok
- Mampu memberikan asuhan gizi klinik kepada individu dan kelompok dengan pendekatan berbasis bukti
- Mampu merencanakan dan mengelola penyelenggaraan makanan di institusi dan industri pangan
- Mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program gizi masyarakat yang berorientasi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative
- Mampu mengembangkan usaha di bidang produk dan jasa gizi secara inovatif.
Sedangkan untuk profesi yang relevan, yang bisa dijalani oleh para lulusan studi gizi, Kaprodi Lina merinci sebagaimana berikut ini ;
- Tenaga profesional gizi di berbagai sektor (pendidikan, penelitian, layanan kesehatan, industri, dan masyarakat).
- Ahli Gizi Klinis / Dietisien di rumah sakit, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan.
- Ahli Gizi Masyarakat, staf program gizi di puskesmas, dinas kesehatan, LSM, atau organisasi internasional
- Nutripreunership (wirausaha produk pangan sehat, katering diet, konsultasi gizi, inovasi produk gizi).