LombokPost- Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat (Lobar) tak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
Melalui kegiatan kokurikuler di luar kelas, sekolah ini menanamkan kebiasaan sehat, bugar, dan peduli lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan siswa diajak mengunjungi Museum NTB untuk mengenal peninggalan sejarah, batuan, flora, dan fauna khas Lombok.
Mereka juga dilatih menerapkan tujuh kebiasaan sehari-hari, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal.
Selain itu, outing class berupa observasi lingkungan dan pembelajaran kontekstual digelar untuk melatih keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.
Kegiatan olahraga renang juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran fisik siswa.
Kepala SRMP 18 Lobar Satria Irwandi menegaskan, program ini sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup keimanan, penalaran kritis, dan kepedulian sosial.
“Kami berharap kegiatan kokurikuler ini bisa menumbuhkan generasi yang sehat, bugar, berakhlak mulia, dan peduli lingkungan,” ujar Satria.
Dengan dukungan guru, orang tua, dan masyarakat, SRMP 18 Lobar optimistis kegiatan kokurikuler.
Ini menjadi langkah strategis menyiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan, dengan bekal kesehatan, karakter, dan kepedulian sosial. (*)
Editor : Kimda Farida