LombokPost- Universitas Mataram (Unram) menggelar sosialisasi kenaikan pangkat dan angka kredit ASN bagi pejabat fungsional dan PNS di Ruang Sidang Senat Rektorat, Kamis lalu (25/9).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Unram untuk mendorong percepatan kenaikan pangkat sekaligus memastikan perhitungan angka kredit ASN sesuai aturan terbaru Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sosialisasi tersebut diikuti puluhan PNS dari berbagai unit kerja. Hadir secara daring, Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kemendiktisaintek Bhimo Widyo Andoko menekankan pentingnya pembaruan data, kelengkapan dokumen, serta pemenuhan batas waktu dalam sistem SIASN BKN.
“Setiap ASN harus disiplin memperbarui data di SIASN. Selain data, dokumen dan periode pengusulan juga harus sesuai aturan agar proses kenaikan pangkat PNS lebih cepat dan lancar,” ujar Andoko.
Hal senada disampaikan Direktur Pengadaan dan Mutasi ASN Paulus Dwi Laksono Harjono.
Ia menegaskan, mekanisme kenaikan pangkat kini semakin mudah. Bahkan, 42 instansi sudah bisa melakukan kenaikan pangkat otomatis hingga terbit SK.
Pembukaan kegiatan disampaikan langsung oleh Plt Rektor Unram Prof Sukardi. Ia berharap sosialisasi ini memberi pemahaman teknis yang jelas sehingga ASN tidak terjebak pada kesalahan administrasi.
“Kalau sampai keliru, dampaknya besar bagi karir ASN. Karena itu, kegiatan ini sangat penting untuk meminimalisir kendala,” tegas Sukardi.
Materi yang disampaikan meliputi kebijakan kenaikan pangkat PNS, perhitungan angka kredit jabatan fungsional, hingga pemanfaatan SIASN untuk usul kenaikan pangkat.
Melalui sosialisasi ini, Unram menunjukkan komitmennya membangun ASN yang profesional, unggul, dan berdaya saing.
Langkah ini diyakini mampu memacu semangat para PNS untuk menapaki jenjang karier lebih cepat dengan dukungan sistem yang transparan. (*)
Editor : Jelo Sangaji