LombokPost-Penyaluran Smartboard untuk SLB di NTB terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen sebagai upaya memperkuat pembelajaran digital di sekolah.
Seluruh SLB di Pulau Lombok, Sumbawa, dan Dompu telah menerima perangkat tersebut. Namun sebagian SLB di Bima belum menerima Smartboard sehingga pemerataan masih menjadi perhatian.
Kabid Pembinaan Pendidikan Khusus PK Dikbud NTB Eva Sofia Sari mengatakan ada 53 SLB di NTB yang menjadi sasaran bantuan. Ia memastikan distribusi Smartboard telah tuntas di sejumlah daerah kecuali beberapa titik di Bima.
“Untuk Pulau Lombok semuanya sudah, kemudian Kabupaten Sumbawa Besar, Sumbawa, dan Dompu juga sudah. Tinggal SLB di Bima yang belum semua menerima Smartboard,” jelas Eva Minggu (16/11).
Hingga saat ini pihak Dikbud NTB belum bisa memastikan jumlah pasti sekolah yang sudah dan belum menerima. Sebab pengadaan dilakukan langsung oleh Kemendikdasmen dan diterima sekolah masing-masing. Salah satu kendala adalah faktor akses.
“Karena mungkin jarak dari kota ke lokasi SLB tersebut begitu jauh,” ujar Eva.
Di sekolah yang sudah menerima, pemanfaatan Smartboard untuk SLB di NTB mulai menunjukkan dampak.
Smartboard memungkinkan pembelajaran lebih interaktif, memudahkan guru menyampaikan materi, dan membuat siswa berkebutuhan khusus lebih mudah memahami pelajaran.
Eva menegaskan penggunaan Smartboard membawa pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Dengan pembelajaran digital yang lebih kreatif, kualitas pendidikan di SLB diharapkan meningkat.
“Tujuan utama agar pendidikan lebih bermutu dan kualitas bisa diwujudkan,” tandasnya.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post