LombokPost--Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh putra daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) di kancah internasional.
Qashiratut Tharfi Paranata, seorang bocah berusia 7 tahun asal Sumbawa yang berdomisili di Ampenan, Kota Mataram, berhasil melaju ke ajang bergengsi World International Mathematics Olympiad (WIMO) 2026 di Shenzhen, China.
Keberangkatan Atut—sapaan akrabnya—ke ajang dunia ini merupakan buah dari ketekunan dan kerja kerasnya.
Ia berhasil meraih tiket tersebut setelah menyabet medali emas dalam final Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) dan Big Ben Competition (BBC).
Persyaratan untuk mengikuti WIMO verifikasi ketat, dimana peserta harus minimal mengumpulkan dua medali emas di babak final ajang olimpiade tingkat internasional seperti TIMO, HKIMO, atau BBC.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kerja keras Atut membuahkan hasil dan ia akan membawa nama Indonesia di tingkat global,” ujar salah satu perwakilan pendamping Atut.
Baca Juga: Putri NTB Sabet Gelar Bergengsi di Miss Hijab Indonesia 2025
Atut, yang saat ini duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar, menutup masa kelas 1-nya dengan prestasi spektakuler.
Ia tercatat telah mengumpulkan 24 medali internasional yang diraihnya sejak masih di Taman Kanak-kanak (TK) hingga sekarang.
Berbagai kompetisi tersebut diikutinya baik secara online maupun offline dari berbagai negara.
Prestasi ini membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk meraih mimpi setinggi langit.
Kisah Atut menunjukkan bahwa kesuksesan dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki semangat juang tinggi, tidak takut gagal, dan berani mengambil risiko.
Atas prestasinya ini, seluruh masyarakat NTB memberikan dukungan penuh.
Diharapkan keikutsertaannya dalam WIMO 2026 untuk level kelas 1 SD pada 3 Januari 2026 mendatang dapat mempersembahkan hasil terbaik bagi Indonesia dan khususnya membawa harum nama NTB di panggung dunia.
Editor : Kimda Farida