Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat NTB di SMAN 3 Mataram Kian Bergengsi, Peluang Beasiswa ke Jerman Makin Lebar

Ali Rojai • Senin, 24 November 2025 | 08:10 WIB
Puluhan peserta Olimpiade Bahasa Jerman mengikuti tes di SMAN 3 Mataram, Sabtu (22/11). Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat NTB di SMAN 3 Mataram kian bergengsi, peluang beasiswa ke Jerman makin lebar.
Puluhan peserta Olimpiade Bahasa Jerman mengikuti tes di SMAN 3 Mataram, Sabtu (22/11). Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat NTB di SMAN 3 Mataram kian bergengsi, peluang beasiswa ke Jerman makin lebar.

LombokPost- SMAN 3 Mataram (Smanti) kembali menggelar Olimpiade Bahasa Jerman NTB bekerja sama dengan Goethe Institut Jakarta, Sabtu (22/11). Ajang ini diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah se-NTB dan menjadi salah satu kompetisi bahasa asing terbesar di daerah.

Koordinator Olimpiade Bahasa Jerman Regional NTB Shaufiana Asri mengatakan, tahun ini terdapat 47 peserta yang mengikuti lomba, termasuk satu siswa dari SMAN 4 Sumbawa Besar yang mengikuti seleksi secara daring. Menurutnya, Olimpiade Bahasa Jerman merupakan agenda tahunan yang selalu digelar setiap November.

Dalam Olimpiade Bahasa Jerman tingkat provinsi, peserta diuji tiga kemampuan utama yakni membaca, mendengar, dan menulis.

“Ketika mereka lolos ke tingkat nasional, ada tambahan ujian kemampuan berbicara,” jelas Shaufiana.

Dua peserta dengan nilai tertinggi akan melaju mewakili NTB pada Olimpiade Bahasa Jerman tingkat nasional di Jakarta pada 21–22 Januari 2026.

Shaufiana menambahkan, enam peserta terbaik di tingkat nasional akan mendapat beasiswa.

 “Juara satu dan dua akan berangkat ke Jerman. Sementara juara tiga hingga enam mendapat beasiswa kursus dari Goethe Institut, baik daring maupun luring,” ungkap Shaufina.

Plt Kepala SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum mengatakan, Olimpiade Bahasa Jerman merupakan hasil kerja sama Smanti dengan Goethe Institut melalui program Pasch. Dengan kegiatan ini, sekolah ingin memperluas peluang siswa NTB mendapatkan beasiswa ke Jerman.

“Juara satu dan dua tingkat nasional berhak terbang ke Jerman,” ujar Yuspita.

Sebagai sekolah Pasch, SMAN 3 Mataram telah rutin mengirimkan siswa ke Jerman.

“Tahun lalu, ada siswa kami yang mendapat beasiswa dari program Pasch,” tambah Yuspita.

Sementara itu, Plt Kabid Pembinaan SMA Dikbud NTB Muazzam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Olimpiade Bahasa Jerman NTB dapat menjadi pemantik motivasi siswa untuk semakin serius mempelajari bahasa asing.

“Ke depan, kami evaluasi agar kegiatan ini bisa dimulai dari tingkat kabupaten/kota,” ujar Muazam.

Menurut Muazzam, ajang ini dapat menjadi batu loncatan menuju pelaksanaan olimpiade bahasa lainnya di NTB. Ia menegaskan pentingnya penguasaan bahasa asing di era global. “Sekarang menghadapi dunia global, kemampuan bahasa asing sangat dibutuhkan,” katan Muazzam.

Muazzam juga menyinggung pentingnya ketersediaan guru bahasa Jerman yang kompeten. “Masalah ketersediaan guru bahasa Jerman, nanti kami koordinasikan dengan bidang GTK,” tandas Muazzam.

Dengan terselenggaranya Olimpiade Bahasa Jerman NTB, Smanti menjadi salah satu sekolah yang konsisten membuka peluang internasional bagi siswa melalui kerja sama berkelanjutan dengan Goethe Institut.(*)

Editor : Marthadi
#Beasiswa #nasional #smanti #sman 3 mataram #Dikbud NTB #Bahasa Jerman #peluang #tingkat provinsi NTB #Goethe Institut #olimpiade #bergengsi