LombokPost- SMKPPN Mataram meraih Best Implementer Award 2025 dari Seameo Biotrop untuk kategori Urban Farming. Prestasi nasional ini menegaskan komitmen sekolah dalam mengembangkan inovasi pertanian perkotaan.
Penghargaan Best Implementer Award 2025 diberikan kepada delapan sekolah terbaik se-Indonesia. Diserahkan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Prof Atip Latipukhayat pada puncak acara Seameo Biotrop Outlook 2025-2026 di Jakarta, Rabu (10/12).
Acara Seameo Biotrop Outlook 2025-2026 mengusung tema “Inovasi dan Kemitraan untuk Pendidikan Biodiversitas Transformatif dan Masa Depan Berkelanjutan”.
Kegiatan ini mendukung program prioritas Kemendikdasmen, terutama penguatan pendidikan sains, lingkungan, dan inovasi lintas generasi.
Urban Farming menjadi salah satu fokus utama penghargaan ini karena dinilai memberi kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan edukasi lingkungan di sekolah. Implementasi Urban Farming sebagai inovasi pertanian perkotaan menjadi alasan kuat SMKPPN Mataram meraih Best Implementer Award 2025.
Kepala SMKPPN Mataram Sugiarta menyampaikan rasa bangganya.
“Penghargaan ini sangat spesial bagi kami karena sekolah memang berkomitmen penuh mengembangkan Urban Farming,” ujar Sugiarta.
Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi. Ke depan, Urban Farming akan diperkuat sebagai bagian integral kurikulum dan praktik siswa di SMKPPN Mataram.
Selain sebagai ajang pelaporan capaian program, Seameo Biotrop Outlook 2025-2026 juga menjadi forum memperkenalkan rencana program kepada institusi induk dan para pemangku kepentingan.
Kegiatan ini menegaskan kontribusi Seameo Biotrop dalam mendukung agenda nasional dan regional di bidang pendidikan dan biodiversitas.
“Dengan peraihan Best Implementer Award 2025, kami menjadi salah satu sekolah yang diakui secara nasional dalam implementasi pendidikan berbasis lingkungan dan inovasi Urban Farming di Indonesia,” pungkasnya.
Editor : Prihadi Zoldic