LombokPost - SMPN 3 Mataram menggenjot ekstrakurikuler bela diri sebagai upaya meningkatkan kualitas kegiatan nonakademik di sekolah. Langkah ini dinilai penting untuk menggali potensi siswa, terutama pada cabang pencak silat dan karate yang menjadi ciri khas sekolah.
Kepala SMPN 3 Mataram Suherman mengatakan, SMPN 3 Mataram menggenjot ekskul bela diri demi mempertahankan tradisi prestasi yang selama ini sudah kuat.
Apalagi SMPN 3 Mataram memiliki kedekatan historis dengan pencak silat dan karate. Penguatan mutu siswa dan tenaga pendidik terus dilakukan agar pembinaan lebih maksimal.
“Bakat dan potensi siswa kami kembangkan melalui ekstrakurikuler,” ujar Suherman.
Ia menegaskan, kualitas sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, melainkan juga kemampuan nonakademik dan kedisiplinan siswa.
“Bagi kami akademik bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan siswa, kedisiplinan yang coba kita tingkatkan,” kata Suherman.
Upaya SMPN 3 Mataram menggenjot ekskul bela diri berbuah manis. Belum lama ini, siswanya meraih prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Kota Mataram. Dua siswa berhasil menjadi juara I kelas Remaja Putri.
“Ini berkat pembinaan dan disiplin siswa,” tutur Suherman.
Ia menambahkan, untuk menguatkan kegiatan ekskul, SMPN 3 Mataram juga menjalin kerja sama dengan pihak luar guna menunjang kualitas pembinaan. Pihaknya mengadakan latihan intens untuk seluruh ekskul, terutama pencak silat dan karate yang menjadi unggulan.
“Kami di sini intens memberikan pembinaan pada kegiatan ekstrakurikuler,” pungkasnya.
Editor : Prihadi Zoldic