LombokPost - SMAN 4 Mataram gencarkan program sekolah bersih untuk menjaga kualitas lingkungan belajar.
Sekolah dengan julukan Smanca itu bahkan menggelar workshop khusus untuk memperkuat budaya kebersihan.
Kepala SMAN 4 Mataram Jauhari Khalid mengatakan, SMAN 4 Mataram genjot program sekolah bersih sebagai komitmen menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat.
Ia menjelaskan, SMAN 4 Mataram genjot program sekolah bersih melalui pemanfaatan sampah organik dan anorganik menjadi barang bernilai.
Sampah organik seperti dedaunan, batang pohon, dan buah rusak diolah menjadi pupuk kompos. Selain itu, sampah organik juga dimanfaatkan untuk budi daya maggot.
“Kita sudah beberapa kali panen maggot,” jelas Jauhari.
Adapun sisa sampah lainnya disetor ke bank sampah untuk menambah pemasukan sekolah. Langkah ini sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Menurut Jauhari, penerapan program kebersihan ini bukan hanya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tetapi juga mengajarkan siswa keterampilan wirausaha dari pengolahan sampah.
“Hasil dari pengolahan sampah dikelola langsung siswa,” ujar Jauhari.
Melalui berbagai inovasi ini, Smanca ingin membentuk karakter peduli lingkungan, sekaligus memberi keterampilan praktis bagi siswa di masa depan.
Editor : Prihadi Zoldic