LombokPost- Sejumlah sekolah dasar di Kota Mataram menyuarakan dukungan terhadap rencana penguatan kebijakan Full Day School (FDS).
Kebijakan ini dinilai memberi fleksibilitas lebih luas dalam pengelolaan waktu sekolah, seperti untuk peningkatan kualitas guru maupun pengembangan potensi peserta didik.
Dukungan salah satunya datang dari SDN 19 Cakranegara. Kepala SDN 19 Cakranegara Sri Hartini menegaskan, pihak sekolah menyambut positif penerapan skema lima hari sekolah tersebut.
Menurutnya, pemadatan jam pelajaran selama hari kerja membuat pemanfaatan waktu lebih efektif, terutama dengan adanya ruang khusus di akhir pekan untuk kegiatan nonpembelajaran formal.
“Dengan Full Day School, hari Sabtu bisa dimanfaatkan secara optimal oleh guru. Tanpa beban mengajar di kelas, mereka bisa fokus mengikuti pelatihan, workshop, hingga diskusi internal melalui Kelompok Kerja Guru (KKG),” ujar Sri.
Sri menilai kebijakan Full Day School sangat relevan untuk menjawab tantangan peningkatan profesionalisme guru. Selama ini, padatnya jadwal mengajar sering menjadi kendala bagi guru untuk mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan.
“Dengan sistem ini, guru tidak lagi kesulitan mencari waktu luang di sela-sela jam mengajar. Kualitas pembelajaran tentu akan lebih terjaga dan sesuai dengan perkembangan kurikulum,” jelas Sri.
Tak hanya berdampak positif bagi tenaga pendidik, Full Day School juga dinilai menguntungkan peserta didik. Meski tidak ada kegiatan belajar mengajar formal pada hari Sabtu, sekolah tetap dapat memanfaatkannya sebagai ruang ekspresi dan kreativitas siswa.
“Anak-anak bisa mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler tanpa terburu-buru waktu pulang. Pengembangan bakat, minat, dan karakter siswa bisa lebih maksimal,” tambah Sri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Yusuf mengatakan, penerapan Full Day School akan segera diujicobakan setelah terbitnya surat edaran dari Wali Kota Mataram. “Mudah-mudahan uji coba Full Day School bisa dilakukan pekan ini,” ujar Yusuf.
Ia menekankan, implementasi Full Day School di Mataram akan disesuaikan dengan kesiapan sarana prasarana sekolah serta hasil koordinasi bersama orang tua atau wali murid.
Dengan dukungan sekolah dan sinergi semua pihak, Yusuf berharap kebijakan ini mampu meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun penguatan karakter dan keterampilan nonakademik siswa.
Editor : Rury Anjas Andita