Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gelar Nutrifair 2026, Universitas Bumigora Tingkatkan Literasi Gizi Dengan Edukasi Berkelanjutan

Kimda Farida • Minggu, 1 Februari 2026 | 19:48 WIB
Foto bersama antara Jajaran Rektorat Universitas Bumigora dengan berbagai pihak mitra kerjasama dalam Semarak Nutrifar 2026, memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 di Kampus setempat, (31/1/2026)
Foto bersama antara Jajaran Rektorat Universitas Bumigora dengan berbagai pihak mitra kerjasama dalam Semarak Nutrifar 2026, memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 di Kampus setempat, (31/1/2026)

LombokPost—Program Studi S1 Gizi Universitas Bumigora menyelenggarakan kegiatan Nutrifair dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 yang digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Kegiatan tersebut merupakan agenda edukasi gizi yang diselenggarakan secara rutin sejak 2019.

Nutrifair dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan pendidikan, antara lain DPD Persagi NTB, AsDI NTB, RSUP NTB, Puskesmas Gunung Sari, serta pelajar SMA dan SMK se-Pulau Lombok, bersama mahasiswa dan dosen Universitas Bumigora.

Berbagai kegiatan edukatif diselenggarakan dalam Nutrifair, meliputi pameran produk inovasi gizi karya mahasiswa, layanan konsultasi gizi gratis, pemeriksaan kesehatan, demo masak, serta lomba memasak yang melibatkan pelajar tingkat SMA dan SMK.

Rektor Universitas Bumigora Prof. Dr. Ir. Anthony Anggrawan, M.T., Ph.D. mengatakan Nutrifair merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan literasi gizi masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan.

“Nutrifair telah kami selenggarakan secara rutin setiap tahun sejak 2019. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilibatkan langsung untuk memberikan edukasi gizi kepada masyarakat sebagai bagian dari pembelajaran dan pengabdian,” kata Anthony Anggrawan.

Selain sebagai bentuk perwujudan kampus berdampak. 

Nutrifair 2026 ini juga memberi arti khusus bagi para Mahasiswa, utamanya yang tergabung dalam jurusan prodi Gizi di Universitas  Bumigora.

Para lulusan atau Ahli gizi UBG  diharapkan mampu berkontrbusi dalam perencanaan menu, konseling gizi, inovasi produk pangan fungsional dan lokal, serta penanganan masalah gizi (stunting) melalui pendekatan berbasis kewirausahaan. 

Nantinya, para lulusan tidak hanya bisa berkontrbusi di lingkungan sivitas kampus semata.

Melainkan juga dapat tetap membantu masyarakat dengan literasi dan edukasi nyata perbaikan gizi.

Melalui pembuatan produk makanan siap saji bergizi sehat seimbang. seperti halnya melalui program pemerintah, makan bergizi gratis (MBG) saat ini.

 “Jadi mahasiswa itu kompetensi intinya itu kan mereka sudah ada, gizi klinik, gizi masyarakat, penyelenggaran makanan. Tinggal ditekankan sisi entrepreneurship-nya saja. Sehingga lahir  Nutripreneurship atau wirausahawan bidang gizi yang baru. Dan itulah penciri khas yang menjadi keunggulan kami (prodi gizi),” Kata Kaprodi Gizi, Fakultas Kesehatan UBG, Lina Yunita, Di sela-sela acara tersebut.

Baca Juga: Puasa Nisfu Syaban: Sunnah Penuh Ampunan, Ulama Ungkap Keutamaannya Jelang Ramadan

Dengan keterampilan tersebut, tidak menutup kemungkinan peran para mahasiswa untuk tetap bisa turut dalam mensukseskan program pemerintah.

Yang tidak hanya dari dalam unsur melalui pegawai pemerintah saja.

Melainkan juga bisa aktif secara mandiri memberi dampak manfaat kepada masyarakat, melalui cipta produk kreasi sendiri.

 

Editor : Kimda Farida
#Universitas Bumigora (UBG)