LombokPost- SMPN 15 Mataram (Libels) membidik prestasi dalam lomba Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman tingkat Provinsi NTB yang digelar BBPOM Mataram.
Menghadapi PJAS Aman NTB, Libels siap tampil maksimal untuk membawa nama Kota Mataram ke tingkat nasional.
Persiapan menuju PJAS Aman NTB dilakukan serius. Seluruh dokumen laporan dan video profil inovasi sebagai syarat utama PJAS Aman NTB dijadwalkan dikirim paling lambat 21 Februari 2026.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Pejanggik itu optimis meraih predikat terbaik dalam seleksi tingkat provinsi.
Kepala SMPN 15 Mataram Sri Wahyu Indriani menegaskan kesiapan pihaknya sudah mencapai tahap finalisasi. Penyempurnaan laporan hingga video inovasi dilakukan bersama tim panitia internal dan wakil urusan sekolah.
“Kami optimis pada ajang PJAS Aman NTB ini bisa masuk nominasi pertama dan mewakili Kota Mataram di tingkat nasional. Program PJAS Aman NTB ini menjadi bukti kualitas kesehatan sekolah kami,” ujar Sri.
Salah satu kekuatan utama dalam PJAS Aman NTB adalah pengelolaan Kantin Sehat. SMPN 15 Mataram telah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada seluruh pengelola kantin agar memenuhi standar keamanan pangan dari BBPOM Mataram.
Tak hanya dari sisi makanan dan minuman, infrastruktur pendukung seperti sistem drainase limbah kantin juga dibuat terpisah untuk menjaga higienitas lingkungan sekolah.
Bahkan, BBPOM Mataram telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memastikan seluruh produk jajanan aman dikonsumsi siswa. Langkah ini semakin memperkuat posisi Libels dalam lomba PJAS Aman NTB.
Tak berhenti di internal sekolah, Libels juga menjalankan program pengimbasan ke sejumlah sekolah di Mataram, seperti SDN 1 Mataram, SMPN 8 Mataram, dan SMPN 23 Mataram.
Program pengimbasan ini bertujuan memperluas gerakan PJAS Aman NTB agar siswa di berbagai sekolah semakin cerdas memilih Pangan Jajanan Anak Sekolah yang sehat dan sesuai takaran gizi.
“Melalui pengimbasan ini, kami berharap gerakan PJAS Aman NTB bisa berdampak luas dan membentuk budaya hidup sehat di Kota Mataram,” tambah Sri.
Dengan dukungan Puskesmas serta pemantauan rutin keamanan pangan, pihaknya kini siap menyerahkan proposal final ke BBPOM Mataram. “Target kami bisa berprestasi di PJAS Aman NTB dan melaju ke tingkat nasional membawa nama Kota Mataram,” pungkas Sri.
Editor : Kimda Farida