Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lima Hari Sekolah Kota Mataram Didorong Perkuat Mutu dan Karakter Siswa

Ali Rojai • Kamis, 26 Februari 2026 | 22:22 WIB

Ketua MGMP PPKn SMP Kota Mataram Ali Sukanta menyampaikan materi pada workshop, belum lama ini. Lima Hari Sekolah Kota Mataram didorong perkuat mutu dan karakter siswa.
Ketua MGMP PPKn SMP Kota Mataram Ali Sukanta menyampaikan materi pada workshop, belum lama ini. Lima Hari Sekolah Kota Mataram didorong perkuat mutu dan karakter siswa.

LombokPost - Program Lima Hari Sekolah (LHS) di Kota Mataram diproyeksikan menjadi strategi peningkatan mutu pendidikan.

Kebijakan ini tidak hanya mengatur jadwal belajar, tetapi menekankan pembelajaran mendalam untuk memperkuat kualitas akademik dan karakter peserta didik.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMP Kota Mataram Ali Sukanta menegaskan, pembelajaran mendalam menjadi pendekatan paling relevan dalam mendukung implementasi LHS di Kota Mataram.

“Dalam konteks ini, pembelajaran mendalam menjadi pendekatan yang relevan dan solutif,” ujar Ali.

Dengan skema LHS di Kota Mataram, alokasi waktu belajar lebih terstruktur. Guru memiliki ruang merancang pembelajaran yang tidak terburu-buru dan lebih menekankan kualitas dibanding sekadar menuntaskan materi.

Pembelajaran mendalam memungkinkan siswa mengeksplorasi konsep secara komprehensif melalui diskusi, proyek kolaboratif, studi kasus, refleksi, hingga pemecahan masalah kontekstual.

 “Proses ini membantu siswa benar-benar memahami materi sekaligus menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi,” jelas Ali.

Di sisi lain, LHS juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter. Pembelajaran mendalam dinilai mampu mengintegrasikan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial dalam setiap aktivitas belajar.

Ali mengatakan, waktu belajar yang lebih panjang dalam satu hari dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kokurikuler dan penguatan profil pelajar berkarakter tanpa mengurangi esensi akademik. Pendekatan ini membuat suasana belajar lebih humanis dan partisipatif.

“Siswa tidak lagi hanya menjadi penerima informasi, tetapi menjadi subjek aktif dalam proses pembelajaran,” ucap Ali.

Ali menekankan, implementasi LHS harus dipahami sebagai ruang tumbuh bagi siswa. Dengan sinergi antara program LHS dan pembelajaran mendalam, sekolah dapat menghadirkan pendidikan yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang.

Jika dijalankan konsisten kata Ali, LHS diyakini mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus berintegritas dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Pembelajaran mendalam menjadi fondasi penting agar Lima Hari Sekolah di Kota Mataram benar-benar berdampak nyata bagi kualitas pendidikan dan karakter peserta didik,” tutup Ali.

Editor : Marthadi
#Kualitas akademik dan karakter #kebijakan lima hari sekolah #Pembelajaran Mendalam #Lima hari sekolah Kota Mataram #Pendidikan Karakter Siswa #Profil pelajar berkarakter #Program pendidikan Kota Mataram #MGMP PPKn SMP Kota Mataram #Mutu pendidikan Kota Mataram #LHS Kota Mataram