Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Siswi MAN 2 Mataram Bawa Maja Labo Dahu ke Konferensi Internasional di Tiga Negara

Ali Rojai • Kamis, 5 Maret 2026 | 15:26 WIB

Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi (kiri) foto bersama siswi MAN 2 Mataram Kautsar Ratu Bilqis yang akan mengikuti ICMS Mei mendatang. Ratu bawa Maja Labo Dahu ke konferensi internasional di tiga negara
Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi (kiri) foto bersama siswi MAN 2 Mataram Kautsar Ratu Bilqis yang akan mengikuti ICMS Mei mendatang. Ratu bawa Maja Labo Dahu ke konferensi internasional di tiga negara

LombokPost- Kautsar Ratu Bilqis akan membawa gagasan kearifan lokal Bima, Maja Labo Dahu, ke panggung dunia.

Siswi MAN 2 Mataram ini terpilih mengikuti forum International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch-5 di Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 11-16 Mei mendatang.

“Setelah kirim paper dan lolos seleksi berkas, ada tahap pembuatan video kreatif hingga wawancara. Alhamdulillah, semua tahap bisa saya lalui,” ujar Ratu, Rabu (4/3).

Dalam konferensi internasional ICSM Batch-5, Ratu dijadwalkan mempresentasikan esai berjudul Internalisasi Nilai Maja Labo Dahu dalam nilai pesantren global.

Selain presentasi, peserta akan mengikuti diskusi solusi pendidikan global serta kunjungan akademik ke sejumlah universitas di tiga negara.

Nilai Maja Labo Dahu yang diangkat berasal dari bahasa Bima yang berarti rasa malu dan takut dalam konteks positif, yakni malu berbuat salah dan takut melanggar norma.

Menurut Ratu, nilai itu relevan dengan kondisi pendidikan global saat ini.

“Saat ini banyak yang cerdas secara akademik, namun kurang dalam integritas dan akhlak. Nilai Maja Labo Dahu bisa menjadi solusi krisis moral dalam pendidikan,” tegas Ratu.

Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi mengungkapkan rasa bangga atas capaian siswinya yang menembus konferensi internasional di tiga negara.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa.

Prestasi di ajang konferensi internasional seperti ICSM menjadi bukti siswa daerah mampu bersaing di level global. Pihak madrasah, lanjut Sumber, berkomitmen mendukung potensi akademik dan nonakademik siswa.

“Dia bisa mendunia lewat konferensi internasional, tapi tetap harus sopan dan takzim kepada guru,” pesan Sumber.

Keikutsertaan Ratu dalam konferensi internasional di Malaysia, Singapura, dan Thailand diharapkan menjadi motivasi generasi muda NTB untuk terus berprestasi.

Nilai Maja Labo Dahu yang diperkenalkan di forum ini diharapkan memperkaya wacana pendidikan global sekaligus mengangkat kearifan lokal Bima ke tingkat dunia.

Editor : Kimda Farida
#Prestasi MAN 2 Mataram #International Conference Santri Mendunia #kearifan lokal Bima #Prestasi siswa NTB #konferensi internasional pelajar #pendidikan pesantren global #ICSM Batch 5