Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tarawih Bersama Guru Kota Mataram Hidupkan Syiar Ramadan di Dinas Pendidikan Kota Mataram

Ali Rojai • Minggu, 8 Maret 2026 | 23:11 WIB

Guru Kota Mataram tarawih bersama di Aula Dinas Pendidikan selama Ramadan 2026. Kegiatan ini memperkuat syiar Ramadan dan ukhuwah guru.
Guru Kota Mataram tarawih bersama di Aula Dinas Pendidikan selama Ramadan 2026. Kegiatan ini memperkuat syiar Ramadan dan ukhuwah guru.

LombokPost- Suasana religius terasa di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kota Mataram sepanjang Ramadan 2026. Ratusan guru dan tenaga kependidikan dari berbagai SD dan SMP di Kota Mataram rutin mengikuti salat tarawih bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan syiar Ramadan di Dinas Pendidikan Kota Mataram.

Kegiatan salat tarawih bersama guru Kota Mataram tidak sekadar agenda ibadah rutin selama Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat ukhuwah antar guru dan tenaga kependidikan di Kota Mataram. Melalui tarawih bersama, suasana kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan pendidikan semakin terasa.

Lantunan ayat suci Alquran menggema di Aula Dinas Pendidikan Kota Mataram saat pelaksanaan salat tarawih bersama. Barisan saf yang tersusun rapi mencerminkan kedisiplinan para pendidik yang hadir. Bagi para guru, Ramadan 2026 di Dinas Pendidikan Kota Mataram menjadi momen memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kebersamaan.

Menariknya, seluruh petugas dalam kegiatan tarawih bersama berasal dari para guru yang dipilih dari berbagai sekolah di Kota Mataram. Mulai dari imam salat hingga pengisi kultum merupakan pendidik yang aktif mengajar di sekolah.

Hal ini menunjukkan bahwa guru di Kota Mataram tidak hanya kompeten mengajar di kelas. Mereka juga mampu memimpin ibadah dan memberikan tausiah dalam kegiatan syiar Ramadan di Dinas Pendidikan Kota Mataram.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf menegaskan kegiatan tarawih bersama guru membawa pesan penting bagi dunia pendidikan.

“Kegiatan tarawih bersama guru ini bukan sekadar ibadah rutin. Ini adalah sarana mempererat hubungan batin antara guru dan tenaga kependidikan. Kita ingin membangun kebersamaan,” ujar Yusuf.

Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum atau sistem administrasi yang baik. Nilai spiritual dan keteladanan para guru menjadi fondasi utama dalam membangun pendidikan yang berkarakter.

Ia menegaskan guru memiliki peran penting sebagai teladan bagi peserta didik. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menanamkan nilai-nilai moral.

“Guru bukan hanya mengajar pelajaran di kelas, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan nyata. Jika guru menjaga kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai agama, maka itu akan menjadi pelajaran hidup bagi siswa,” kata Yusuf.

Melalui kegiatan tarawih bersama, Yusuf berharap nilai kebersamaan, spiritualitas, dan keteladanan terus tumbuh di kalangan pendidik. Dengan syiar Ramadan di Dinas Pendidikan yang terus hidup, para guru diharapkan mampu menularkan semangat itu kepada peserta didik di sekolah.

Para guru dan tenaga kependidikan mendengarkan tausiah usai salat tarawih berjamaah di Aula Dinas Pendidikan Kota Mataram, Sabtu lalu (7/3).
Para guru dan tenaga kependidikan mendengarkan tausiah usai salat tarawih berjamaah di Aula Dinas Pendidikan Kota Mataram, Sabtu lalu (7/3).

Dengan demikian, kegiatan tarawih bersama tidak hanya menjadi ibadah Ramadan semata. Kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat karakter pendidikan di Kota Mataram agar melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus berakhlak mulia.

Editor : Redaksi Lombok Post
#pendidikan berkarakter di Kota Mataram #tarawih bersama guru Kota Mataram #Dinas Pendidikan Kota Mataram #Ramadan 2026 di Kota Mataram #kegiatan Ramadan guru #guru Kota Mataram tarawih bersama #syiar Ramadan di Dinas Pendidikan Kota Mataram