Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

12 Sekolah di Mataram Terancam Regrouping, Jumlah Siswa Kurang dari 100

Ali Rojai • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:40 WIB

Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram Prof Tajuddin
Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram Prof Tajuddin

LombokPost- Ancaman regrouping sekolah di Mataram mulai menghantui sejumlah lembaga pendidikan. Berdasarkan data Dapodik, sedikitnya 12 sekolah di Mataram terancam regrouping karena jumlah siswa tercatat kurang dari 100 orang.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena jumlah peserta didik di beberapa sekolah terus menurun setiap tahun. Jika tren penurunan berlanjut, kebijakan regrouping sekolah berpotensi menjadi langkah yang tidak terhindarkan.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram Prof Tajuddin menjelaskan, persoalan kekurangan siswa sudah lama menjadi perhatian. Berbagai upaya pernah dilakukan untuk menekan ancaman regrouping, termasuk menerima limpahan siswa dari luar daerah.

Siswa dari Lombok Tengah dan Lombok Barat sempat diarahkan melanjutkan pendidikan di sejumlah sekolah di Kota Mataram. Namun langkah ini hanya menjadi solusi sementara.

“Upaya menambah siswa dari luar daerah memang sempat dilakukan, tetapi tidak mampu meningkatkan jumlah peserta didik secara signifikan dalam data Dapodik,” ujar Tajuddin.

Akibat kondisi itu, wacana regrouping sekolah kembali mencuat sebagai salah satu opsi kebijakan untuk menata sistem pendidikan. Pemerintah Kota Mataram mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sekolah yang jumlah siswanya terus menurun.

“Pemkot Mataram sedang melakukan evaluasi pendidikan secara mendalam terhadap 12 sekolah yang terancam regrouping,” jelas Prof Tajuddin.

Menurut Tajuddin, keputusan terkait regrouping sangat bergantung pada hasil evaluasi. Jika dalam beberapa waktu ke depan tidak ada peningkatan minat masyarakat menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah tersebut, langkah penggabungan kemungkinan akan dilakukan.

“Setiap tahun jumlah siswa terus menurun. Karena itu perlu dipikirkan kembali evaluasi terhadap kebijakan regrouping sekolah di Mataram,” ungkap Prof Tajuddin.

Editor : Kimda Farida
#sekolah kekurangan siswa #evaluasi pendidikan Mataram #12 sekolah di Mataram terancam regrouping #penggabungan sekolah di Mataram #data Dapodik Mataram #jumlah siswa kurang dari 100 #pendidikan di Kota Mataram #regrouping sekolah di Mataram