LombokPost-SMPN 2 Mataram menembus peringkat 46 nasional Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Sekolah ini juga menempati peringkat 1 di NTB dalam capaian prestasi Puspresnas.
Berdasarkan rilis terbaru Pusat Prestasi Nasional, capaian tersebut memperkuat posisi SMPN 2 Mataram sebagai sekolah unggulan dengan prestasi Puspresnas tertinggi di NTB.
Hingga Februari 2026, tercatat 111 kejuaraan siswa telah terkurasi dan diakui resmi oleh Puspresnas. Jumlah ini meningkat dari tahun 2025 yang mencapai 86 kejuaraan, menunjukkan tren peningkatan konsisten.
Baca Juga: SMPN 2 Mataram Berbagi Berkah Ramadan 1447 H, Tebar 750 Paket Sembako untuk Warga Sekitar
Prestasi yang diraih mencakup berbagai bidang. Mulai dari lomba literasi nasional, kompetisi sains, hingga cerdas cermat museum tingkat provinsi. Seluruh capaian tersebut melalui proses kurasi ketat Puspresnas.
Plt Kepala SMPN 2 Mataram Ni Nengah Sri Swathi mengatakan, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif.
“Prestasi ini hasil kolaborasi all out antara sekolah, guru, dan orang tua. Semua prestasi sudah terverifikasi oleh Puspresnas,” ujarnya.
Pengelolaan dana BOS Kinerja Prestasi menjadi faktor penting dalam peningkatan capaian ini.
Dana tersebut dimaksimalkan untuk menghadirkan pelatih eksternal, memperkuat ekstrakurikuler, serta meningkatkan motivasi guru pembina.
Selain itu, fokus pada kompetisi akademik seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) terus diperkuat. Strategi ini menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi prestasi Puspresnas SMPN 2 Mataram di tingkat nasional.
Baca Juga: Versi Puspresnas, MAN 2 Mataram Peringkat Tiga Sekolah Berprestasi di NTB
Ke depan, SMPN 2 Mataram menargetkan program “satu murid, satu sertifikat prestasi”. Program ini diharapkan meningkatkan jumlah prestasi setiap tahun sekaligus membuka peluang ke kompetisi internasional.
Capaian peringkat 46 nasional Puspresnas menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika. Dengan tren positif ini, prestasi SMPN 2 Mataram diyakini akan terus meningkat dan membawa nama NTB ke level lebih tinggi.
Editor : Akbar Sirinawa