LombokPost- MTsN 2 Lombok Barat (Lobar) memperkuat budaya kerja Kemenag melalui apel pagi yang dirangkai dengan penguatan nilai lima Budaya Kerja Kementerian Agama. Guru dan tenaga kependidikan di madrasah yang berlokasi di Kediri turut memperkuat budaya kerja Kemenag.
Kegiatan dipimpin langsung Kepala MTsN 2 Lobar Abdul Azis Faradi. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya implementasi lima Budaya Kerja Kemenag, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.
Menurutnya, penguatan budaya kerja Kemenag bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.
Baca Juga: Unram-Universitas Pancasila Teken MoU, Fokus Atasi Konflik Sosial NTB
“Budaya kerja bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa apel pagi menjadi momentum untuk mengingat kembali komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Dengan penguatan nilai tersebut, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan mampu bekerja lebih profesional dan berintegritas.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Di akhir apel, seluruh peserta membacakan komitmen bersama sebagai bentuk penguatan implementasi nilai budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui langkah ini, Azis berharap budaya kerja positif terus terjaga. Budaya kerja Kemenag diyakini mampu mendorong terwujudnya madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter di Lombok Barat.
Editor : Akbar Sirinawa