LombokPost–Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) resmi melepas 41 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pengembangan Persyarikatan (KKN PPS) Angkatan II Tahun 2026, Kamis 16 April 2026. Pelepasan berlangsung di Aula Pertemuan Lantai 3 Rektorat UMMAT.
KKN PPS ini mengangkat tema “Kampus UMMAT Berdampak, Memperkuat Inovasi Dakwah Menuju Persyarikatan yang Maju dan Mencerahkan.”
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen UMMAT dalam memperkuat pelaksanaan caturdarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah.
Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan lapangan, tetapi juga sebagai kader persyarikatan yang membawa misi dakwah, pemberdayaan, dan pencerahan di tengah masyarakat.
KKN PPS Angkatan II Tahun 2026 akan berlangsung selama 45 hari. Lokasi penempatan tersebar di beberapa wilayah, yakni Kelompok 1 di Mataram 1, Jalan Anyelir, Kelompok 2 di Lombok Barat, Kelompok 3 di Mataram 2, dan Kelompok 4 di Lombok Tengah.
Ketua LPPM UMMAT selaku Ketua Panitia mengatakan, KKN PPS merupakan program yang dirancang untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung gerakan persyarikatan melalui pendekatan pengabdian yang solutif, edukatif, dan berkelanjutan.
Program ini juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial masyarakat secara langsung.
Baca Juga: PGRI Mataram Satukan Guru tanpa Sekat, Gelar Halalbihalal dan Pelepasan Guru Calon Haji
Badan Pembina Harian (BPH) UMMAT yang diwakili Prof Mukhlis menegaskan, KKN PPS memiliki posisi penting dalam proses pembinaan kader Muhammadiyah.
"Mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik institusi, menampilkan akhlak yang baik, serta menjadi representasi UMMAT dalam membangun komunikasi, kolaborasi, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat," katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UMMAT Dr Zaenudin, yang mewakili Rektor UMMAT mengatakan, KKN PPS merupakan bentuk nyata komitmen UMMAT dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kapasitas kepemimpinan, dan semangat dakwah yang kuat.
Menurutnya, tema yang diusung mencerminkan visi UMMAT sebagai kampus berdampak yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat, masyarakat, dan persyarikatan.
Melalui KKN PPS, mahasiswa diharapkan mampu merancang dan melaksanakan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Inovasi dakwah tidak hanya dalam bentuk ceramah atau kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui pemberdayaan sosial, edukasi masyarakat, penguatan nilai keumatan, serta berbagai kegiatan yang memberi dampak langsung.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran strategis UMMAT dalam mengintegrasikan pendidikan tinggi dengan gerakan pengabdian yang berorientasi pada kemajuan masyarakat.
Mahasiswa peserta KKN PPS Angkatan II Tahun 2026 diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi terbaik di wilayah penempatan masing-masing.
Editor : Akbar Sirinawa