LombokPost- Sebanyak 400 siswa SMK di NTB akan mengikuti program upskilling untuk meningkatkan kualitas lulusan agar siap kerja. Program ini digagas melalui kolaborasi dengan Disnakertrans dan dijadwalkan mulai berjalan pada Mei mendatang.
Kabid Pembinaan SMK-PKLK Dikpora NTB Hasbi mengatakan, pelaksanaan program tidak dilakukan sekaligus. Sebanyak 400 siswa akan dibagi dalam beberapa sesi agar pelatihan berjalan efektif dan maksimal.
“InsyaAllah kita siapkan 400 siswa dan dibagi dalam beberapa sesi,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Lobar Tegaskan Guru Harus Terus Belajar dan Tingkatkan Kompetensi
Ia mengatakan, pembagian sesi dilakukan untuk memastikan setiap peserta mendapat pendampingan optimal dari instruktur Disnakertrans.
Hasbi menjelaskan, materi pelatihan masih dalam tahap finalisasi. Namun, fokus utama diarahkan pada peningkatan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, program ini menjadi salah satu langkah untuk menekan angka pengangguran lulusan SMK sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja muda.
Baca Juga: Alumni SMK Kini Bisa Akses KUR, Peluang Buka Usaha dan Lapangan Kerja
“Program ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan siswa. Sehingga mereka siap bersaing dan terserap di dunia industri,” ujar Hasbi.
Melalui sinergi dengan Disnakertrans, materi pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil industri. Hal ini diharapkan menjadi nilai tambah bagi siswa dalam membangun kompetensi yang siap pakai.
Ke depan, program upskilling diharapkan menjadi model penguatan pendidikan vokasi yang berkelanjutan di NTB.
Editor : Akbar Sirinawa