Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

1.366 Sekolah di NTB Masih Dipimpin Plt Kepala Sekolah, Hambat Mutu Pendidikan

Jay • Selasa, 28 April 2026 | 16:54 WIB
Ketua Tim Kerja Fasilitasi dan Kemitraan BGTK NTB Ari Dahfid
Ketua Tim Kerja Fasilitasi dan Kemitraan BGTK NTB Ari Dahfid

 

LombokPost- Sebanyak 1.366 sekolah di NTB masih dipimpin pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah (Kasek) hingga 12 April 2026. Kondisi ini terjadi di semua jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA/SMK, baik negeri maupun swasta, dan dinilai berpotensi menghambat peningkatan mutu pendidikan.

Data Sistem Informasi Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (SIM KSPSTK) mencatat jumlah Plt terbanyak berada di Kota Bima 291 sekolah, Lombok Timur 252 sekolah, dan Lombok Tengah 240 sekolah. Sementara Kota Mataram tercatat 52 sekolah masih dipimpin Plt kepala sekolah.

Ketua Tim Kerja Fasilitasi dan Kemitraan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB Ari Dahfid mengatakan, sebagian besar sekolah telah mengusulkan kepala sekolah definitif. Namun penetapannya masih bergantung kebijakan pemerintah daerah.

Baca Juga: Hari Belajar Guru NTB Digenjot, Ribuan Guru Disiapkan Naik Kualitas

“Ada yang berproses melalui skema nonreguler dan reguler hasil pelatihan 2025. Tapi kapan ditetapkan, itu tergantung kebijakan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, status Plt membatasi kewenangan dalam menjalankan program strategis, terutama dalam pengelolaan anggaran seperti dana BOS.

“Plt kepala sekolah itu ruang geraknya terbatas, termasuk dalam mengeksekusi anggaran untuk peningkatan kompetensi guru. Itu tidak bisa maksimal,” tegas Dahfid.

Baca Juga: Guru PPPK Lobar Desak Perpanjangan SK 5 Tahun, PGRI Siap Kawal

Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya program peningkatan mutu pendidikan. Sejumlah program pengembangan kompetensi guru berpotensi tertunda karena keterbatasan kewenangan tersebut.

Meski belum berdampak langsung secara signifikan, dominasi Plt kepala sekolah berisiko menghambat perkembangan pendidikan dalam jangka panjang. Sekolah dan tenaga pendidik berpotensi mengalami stagnasi jika persoalan ini tidak segera dituntaskan.

BGTK NTB mendorong pemerintah daerah segera menetapkan kepala sekolah definitif. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di NTB.

Baca Juga: KTIT Unram Perkuat Sinergi Riset Indonesia Timur, Fokus Kemiskinan dan Stunting

Jika kondisi ini terus berlanjut, target peningkatan mutu pendidikan dinilai sulit tercapai. Penetapan kepala sekolah definitif menjadi kunci agar sekolah dapat bergerak lebih optimal dalam menjalankan program pendidikan.

 

Editor : Pujo Nugroho
#Plt kepala sekolah NTB #1.366 sekolah NTB #data sekolah NTB 2026 #mutu pendidikan NTB #kepala sekolah definitif NTB