Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bank Sampah MTsN 3 Mataram, Ubah Sampah Plastik Jadi Bernilai

Jay • Kamis, 14 Mei 2026 | 12:17 WIB
BANK SAMPAH: Anggota Orsima MTsN 3 Mataram dan guru pembina foto bersama pihak Bank Sampah Lisan Kota Mataram di madrasah setempat, belum lama ini. Orsima menggagas program peduli lingkungan melalui program Bank Sampah dengan mengubah sampah plastik jadi bernilai.
BANK SAMPAH: Anggota Orsima MTsN 3 Mataram dan guru pembina foto bersama pihak Bank Sampah Lisan Kota Mataram di madrasah setempat, belum lama ini. Orsima menggagas program peduli lingkungan melalui program Bank Sampah dengan mengubah sampah plastik jadi bernilai.

 

LombokPost- Program Bank Sampah MTsN 3 Mataram menjadi salah satu gerakan peduli lingkungan yang mulai memberi dampak positif bagi siswa dan lingkungan madrasah.

Melalui program Bank Sampah, siswa diajak lebih peduli terhadap sampah plastik sekaligus memahami nilai ekonomis dari pengelolaan sampah.

Program yang digagas Organisasi Siswa Intra Madrasah (Orsima) MTsN 3 Mataram tersebut kini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan itu juga menjadi salah satu program prioritas Ketua Orsima MTsN 3 Mataram Zaneta Hidayatul Fitra.

Dalam pelaksanaannya, siswa mengumpulkan sampah plastik berupa botol dan gelas bekas minuman untuk kemudian disalurkan ke Bank Sampah Lisan Kota Mataram sebagai mitra pengelolaan sampah.

Baca Juga: MAN 1 Mataram Butuh Gedung Baru, Pendaftar Terus Melonjak

Program Bank Sampah berjalan dibawah binaan Pembina Orsima Iskandar. Sebanyak 16 ruang kelas dilibatkan dalam kegiatan tersebut dengan menyiapkan satu karung besar di setiap kelas sebagai tempat penampungan sampah plastik.

Setiap siswa yang selesai menggunakan botol atau gelas minuman diarahkan membuang sampah ke karung yang telah tersedia.

Sampah yang terkumpul kemudian dipantau dan dikumpulkan secara berkala selama dua pekan hingga satu bulan.

Ketika karung sudah penuh, anggota Orsima bersama pembina mengangkut sampah untuk diserahkan ke Bank Sampah Lisan Kota Mataram.

Sampah tersebut kemudian ditimbang dan dihargai sesuai nilai per kilogram.

Baca Juga: Kepala Sekolah Lombok Barat Diminta Adaptif Hadapi Aturan Baru

Kepala MTsN 3 Mataram Marzuki mengapresiasi program Bank Sampah karena dinilai mampu membentuk karakter positif siswa sekaligus menjaga kebersihan lingkungan madrasah.

“Program Bank Sampah ini sangat luar biasa karena bukan hanya menjaga kebersihan madrasah, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter bagi peserta didik,” ujarnya.

Menurut Marzuki, siswa belajar disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin. Ia berharap budaya peduli lingkungan terus tumbuh di lingkungan madrasah.

Baca Juga: UKBI 2026 Digelar di NTB, Balai Bahasa dan IGI Perkuat Literasi Guru

“Kami berharap program ini tidak hanya berjalan sesaat, tetapi menjadi budaya bersama seluruh warga madrasah,” katanya.

Wakil Kepala MTsN 3 Mataram Bidang Kesiswaan Hasniaty Muzayyanah juga mendukung penuh program tersebut.

Ia menilai pendidikan karakter dapat diterapkan melalui aktivitas sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Kami bangga melihat antusias siswa. Mereka belajar menjaga kebersihan, bekerja sama, dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Baca Juga: Zalfa, Siswi MAN 2 Mataram Lolos KOSMI Nasional 2026 Bidang Astronomi

Sementara itu, Pembina Orsima MTsN 3 Mataram Iskandar menjelaskan, Program Bank Sampah sengaja dirancang agar siswa mendapat pengalaman langsung dalam pengelolaan sampah plastik.

“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori tentang kebersihan, tetapi juga mempraktikkannya langsung dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Menurutnya, kesadaran siswa untuk membuang sampah pada tempatnya mulai meningkat sejak Program Bank Sampah berjalan.

Lingkungan kelas juga terlihat lebih bersih dibanding sebelumnya.

Baca Juga: Unram Tembus Top 100 WURI 2026, Kampus NTB Diakui Dunia dalam Inovasi dan AI

Selain membantu menjaga kebersihan, hasil penjualan sampah plastik nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Orsima dan program sosial siswa lainnya.

Ketua Orsima MTsN 3 Mataram Zaneta Hidayatul Fitra mengaku bersyukur karena Program Bank Sampah mendapat dukungan penuh dari kepala madrasah, guru, dan siswa.

“Saya senang karena teman-teman mendukung program ini dengan baik. Walaupun sederhana, dampaknya sangat besar bagi kebersihan lingkungan madrasah,” katanya.

Baca Juga: Kemenag Mataram Antisipasi Lonjakan Siswa PMBM 2026, Kuota Kelas Bisa Ditambah

Ia berharap Program Bank Sampah MTsN 3 Mataram terus berkembang dan menjadi gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, nyaman, dan peduli lingkungan.

Editor : Kimda Farida
#Bank Sampah MTsN 3 Mataram #Orsima MTsN 3 Mataram #Sampah Plastik #Pendidikan Karakter Siswa #peduli lingkungan