Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kuliner Viral Bukan Sekadar Makanan, Kini Jadi Pengalaman Digital

Jay • Senin, 25 Mei 2026 | 09:26 WIB
Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unram M Mujahid Dakwah
Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unram M Mujahid Dakwah

 

LombokPost- Tren kuliner viral melahirkan budaya baru di tengah masyarakat, yakni berburu tempat makan yang ramai dibicarakan warganet.

Tidak sedikit warung sederhana hingga kafe tematik mendadak dipadati pengunjung setelah viral di media sosial.

Perubahan pola konsumsi masyarakat ini menunjukkan bahwa pengalaman kini menjadi bagian penting dalam wisata kuliner. Pengunjung tidak hanya mencari makanan enak, tetapi juga pengalaman yang menarik secara visual dan emosional.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mataram (Unram) M. Mujahid Dakwah menilai, tren kuliner viral menunjukkan adanya transformasi perilaku konsumen menuju pengalaman konsumsi berbasis digital.

Baca Juga: Siswa MAN 1 Mataram Borong Dua Penghargaan Nasional di Bandung Essay Competition 2026

“Kuliner hari ini bukan sekadar produk konsumsi, tetapi sudah menjadi bagian dari pengalaman sosial dan ekonomi digital,” ujarnya.

Menurutnya, media sosial kini menjadi ruang utama promosi bagi pelaku usaha kuliner. Konten video pendek, ulasan food vlogger, hingga antrean panjang pelanggan mampu meningkatkan popularitas sebuah usaha dalam waktu singkat.

Karena itu, fenomena kuliner viral membuka peluang besar bagi pelaku UMKM kuliner di NTB untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat lebih luas.

Baca Juga: Manda TV MAN 2 Mataram Juara Nasional Photography Competition Perspektif 2026

Namun, Mujahid mengingatkan bahwa viralitas bukan jaminan usaha bisa bertahan lama. Banyak usaha kuliner mengalami lonjakan pelanggan ketika ramai di TikTok atau Instagram, tetapi kembali sepi beberapa bulan kemudian.

“Banyak usaha kuliner berhasil menarik perhatian karena viral, tetapi tantangan sebenarnya adalah mempertahankan pelanggan setelah tren berakhir,” katanya.

Ia menegaskan, kualitas rasa, pelayanan, dan konsistensi produk tetap menjadi faktor utama agar usaha kuliner mampu bertahan di tengah persaingan digital yang semakin ketat.

Baca Juga: Unram Kukuhkan 40 Apoteker Baru, Kelulusan 100 Persen Masuk 10 Besar Nasional

NTB sendiri dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan industri kuliner berbasis digital. Selain kaya akan kuliner lokal, NTB juga memiliki destinasi wisata internasional dan pertumbuhan ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Dengan dukungan generasi muda yang aktif di media sosial, kuliner viral di NTB diprediksi terus tumbuh dan menjadi bagian penting dalam penguatan sektor UMKM serta pariwisata daerah.

Sebab pada akhirnya, pengunjung mungkin datang karena konten TikTok, tetapi mereka akan kembali karena rasa dan pengalaman yang memuaskan.

Editor : Kimda Farida
#UMKM Kuliner #kuliner viral NTB #kuliner TikTok #kuliner viral #wisata kuliner