LombokPost- Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) MAN 1 Mataram dibuka secara daring pada 8-10 Juni 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui sistem digital. Namun, tetap disertai tahapan verifikasi dokumen secara langsung di sekolah.
Kepala MAN 1 Mataram Lalu Syauki mengatakan, madrasah telah menyiapkan daya tampung sesuai kebutuhan tahun ajaran baru.
Pada PMBM MAN 1 Mataram tahun ini tersedia 319 kursi bagi calon siswa baru. Jumlah itu disesuaikan dengan jumlah siswa yang lulus pada tahun pelajaran sebelumnya.
Kuota itu akan dibagi ke dalam 10 rombongan belajar (rombel).
Setiap rombel diisi maksimal 36 siswa sesuai ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan pendidikan madrasah.
Baca Juga: MIN 3 Mataram Sebar 200 Kupon Daging Kurban, Ajarkan Empati dan Kepedulian Sosial Siswa
“Pelaksanaannya tetap online tanggal 8 sampai 10 Juni,” ujar Syauki.
Menurut Syauki, sebagian kuota telah terisi melalui jalur prestasi. Hingga saat ini tercatat 121 siswa telah dinyatakan diterima melalui jalur prestasi. Dengan demikian, sisa kuota pada PMBM MAN 1 Mataram akan dialokasikan untuk jalur afirmasi dan jalur reguler.
Kondisi ini membuat persaingan pada jalur reguler diperkirakan masih cukup terbuka.
Madrasah memperkirakan masih tersedia sekitar tujuh rombongan belajar yang akan diperebutkan calon siswa melalui mekanisme seleksi reguler.
Baca Juga: Ijazah Bisa Gagal Terbit, Disdik Mataram Minta Sekolah Segera Bereskan Dapodik dan Residu NIK
Syauki menjelaskan, seluruh persyaratan pendaftaran tetap mengacu pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan Kementerian Agama.
Karena itu, calon peserta harus memastikan seluruh dokumen disiapkan sebelum masa pendaftaran dibuka.
Beberapa dokumen utama yang wajib dilengkapi dalam PMBM MAN 1 Mataram antara lain hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), Surat Keterangan Lulus (SKL), serta nilai rapor siswa. Kelengkapan dokumen menjadi salah satu syarat penting dalam proses seleksi administrasi.
Meski pendaftaran dilakukan secara online, madrasah tetap menerapkan tahapan verifikasi manual.
Calon siswa maupun orang tua wajib membawa bukti cetak atau print out data yang telah diinput ke sistem untuk dicocokkan dengan dokumen asli.
Baca Juga: 87 Siswa MAN 1 Mataram Lulus SNBT 2026, Tiga Tembus Kedokteran Unram
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan keabsahan data yang dimasukkan dengan dokumen asli saat proses pendaftaran berlangsung,” jelasnya.
Melalui PMBM MAN 1 Mataram 2026, Syauki berharap seluruh calon peserta dapat mengikuti proses pendaftaran dengan tertib dan sesuai ketentuan.
Persiapan dokumen sejak dini dinilai penting agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi.
Editor : Kimda Farida