LombokPost- Halaman SDN 44 Ampenan dipenuhi semangat dan kreativitas saat Pentas Seni bertajuk Gema Ekspresi dan Kreasi digelar, Kamis (11/6).
Ratusan siswa dari kelas I hingga kelas VI tampil percaya diri menunjukkan bakat terbaik mereka melalui berbagai pertunjukan seni dan pameran karya kreatif hasil pembelajaran selama satu tahun.
Ketua Panitia Pentas Seni SDN 44 Ampenan Jumhar mengatakan, persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu cukup singkat.
Meski demikian, tingginya antusiasme siswa membuat seluruh rangkaian acara berjalan meriah dan sukses.
“Rencananya baru dibahas saat rapat tanggal 2 Juni kemarin, tapi animo anak-anak sangat luar biasa untuk menampilkan karya terbaik mereka di Pentas Seni ini,” ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa FK Unizar Raih Dua Bronze Medal Lewat Inovasi Kesehatan dan Mitigasi Bencana
Sebanyak 23 penampilan seni memeriahkan panggung utama. Mulai dari pembacaan puisi, pertunjukan drumband, permainan biola, storytelling, hingga mendongeng yang memukau penonton.
Penampilan tari menjadi salah satu atraksi yang paling banyak menyedot perhatian.
Siswa membawakan berbagai jenis tarian. Mulai dari tari tradisional Nusantara, tari kreasi, tari Bali, hingga tari India yang tampil penuh warna dan energi.
Tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, Pentas Seni SDN 44 Ampenan juga menghadirkan Gelaran Karya yang menampilkan puluhan hasil kreativitas siswa.
Sedikitnya 20 jenis karya seni budaya dipamerkan.
Sebagian besar berasal dari pemanfaatan barang bekas yang diolah menjadi produk bernilai guna.
Baca Juga: SPMB Kota Mataram 2026 Dimulai 22 Juni, Disdik Tegaskan Bebas Titipan dan Pungli
Berbagai karya unik menghiasi area pameran. Mulai dari lampu hias berbahan botol bekas, celengan daur ulang, miniatur rumah dari sedotan dan stik es krim, hingga seni ukir sandal yang menyerupai suvenir khas Senggigi.
“Kami memanfaatkan botol bekas untuk lampu hias dan celengan, ada juga sedotan dan stik es krim untuk miniatur rumah,” jelas Jumhar.
Nuansa budaya semakin terasa melalui pajangan Wayang Kartini hasil karya siswa yang dibuat saat peringatan Hari Kartini lalu.
Selain itu, terdapat lukisan di atas kanvas, karya seni pada media tampah atau niru, gantungan kunci, lampu hias dari balon, serta berbagai kerajinan tangan lainnya.
Baca Juga: KPK Awasi SPMB Kota Mataram 2026, Jual Beli Kursi dan Pungli Jadi Perhatian
Kepala SDN 44 Ampenan Zuriah menjelaskan, kegiatan Pentas Seni dan Gelaran Karya merupakan upaya sekolah memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan bakat, minat, dan karakter positif sejak dini.
Menurutnya, seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil proses pembelajaran yang menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki potensi dan kreativitas yang patut diapresiasi.
“Ini sebenarnya agenda setiap akhir semester, namun untuk Pentas Seni memang baru pertama kali kita laksanakan. Tujuannya untuk menempa karakter anak agar menjadi anak-anak yang hebat sesuai harapan pemerintah,” ungkapnya.
Baca Juga: SPMB SMPN 1 Mataram 2026 Siapkan 11 Rombel, Kapasitas 45 Siswa per Kelas
Kesuksesan Pentas Seni SDN 44 Ampenan juga tidak terlepas dari dukungan penuh para orang tua.
Keterlibatan wali murid menjadi salah satu faktor penting yang membuat kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari seluruh warga sekolah.
Zuriah berharap ke depan Pentas Seni dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan sebagai wadah menumbuhkan kreativitas, memperkuat karakter, dan meningkatkan kepercayaan diri siswa.
Editor : Kimda Farida