Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas Dikpora NTB Genjot Akreditasi SMK dan SLB, 90 Sekolah Dapat Pendampingan Intensif

Jay • Senin, 29 Juni 2026 | 18:25 WIB
PENDAMPINGAN: Kabid Pembinaan SMK-PKLK Dikpora NTB Hasbi (pegang mik/depan) pada pendampingan dan asistensi  peningkatan capaian akreditasi SMK/SLB di SMKN 1 Praya, pekan lalu.
PENDAMPINGAN: Kabid Pembinaan SMK-PKLK Dikpora NTB Hasbi (pegang mik/depan) pada pendampingan dan asistensi peningkatan capaian akreditasi SMK/SLB di SMKN 1 Praya, pekan lalu.

 

LombokPost - Upaya meningkatkan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Pulau Lombok terus diperkuat. Sebanyak 90 SMK dan SLB mengikuti program pendampingan dan asistensi peningkatan capaian akreditasi selama tiga hari, 25–27 Juni.

Program ini menjadi langkah strategis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan. Sekaligus memperbaiki kualitas layanan di satuan pendidikan.

Kegiatan pendampingan akreditasi SMK dan SLB di Pulau Lombok dipusatkan di SMKN 1 Praya dan SMKN 2 Selong. Hadir perwakilan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) bidang SMK/SLB, jajaran Dikpora NTB, serta kepala SMK dari berbagai daerah di Pulau Lombok.

Baca Juga: Ombudsman NTB Dorong TKA Jadi Acuan Utama Jalur Prestasi SPMB SMA

Kepala Bidang Pembinaan SMK-PKLK Dikpora NTB Hasbi menjelaskan, program ini secara khusus menyasar sekolah yang masih memperoleh nilai akreditasi C. Melalui pendampingan intensif, pemerintah daerah ingin memastikan setiap sekolah mampu melakukan pembenahan sesuai indikator penilaian akreditasi yang ditetapkan.

Menurutnya, peningkatan akreditasi SMK dan SLB menjadi salah satu prioritas. Sebab, akreditasi berkaitan langsung dengan kualitas pembelajaran, tata kelola sekolah, kompetensi tenaga pendidik, hingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.

“Pendampingan ini kami fokuskan kepada sekolah yang masih memiliki akreditasi C agar mampu meningkatkan kualitasnya. Kami berkomitmen memberikan pembinaan sehingga capaian akreditasi sekolah bisa terus meningkat," ujarnya.

Baca Juga: Koordinat Alamat Bermasalah, Pendaftaran SPMB Mataram 2026 Sempat Terganggu

Selain memberikan asistensi terhadap pemenuhan instrumen akreditasi, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi bagi sekolah. Tujuannya mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih perlu diperbaiki. Dengan begitu, setiap satuan pendidikan dapat menyusun langkah strategis dalam memenuhi standar nasional pendidikan.

Dalam sesi pendampingan, peserta memperoleh penguatan terkait penyusunan dokumen, pemenuhan indikator penilaian, hingga strategi menghadapi proses asesmen akreditasi. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas sekolah secara berkelanjutan.

Hasbi menilai, keberhasilan peningkatan akreditasi SMK dan SLB tidak hanya berdampak pada perolehan nilai akreditasi. Lebih dari itu, peningkatan mutu sekolah akan berpengaruh terhadap kualitas lulusan, daya saing peserta didik, serta kepercayaan dunia usaha dan dunia industri terhadap lulusan SMK di NTB.

Baca Juga: KCD NTB: Tak Ada Lagi Sekolah Favorit, Kualitas SMA dan SMK Sudah Merata

Melalui pendampingan yang melibatkan BAN-S/M dan seluruh pemangku kepentingan, Hasbi berharap semakin banyak sekolah mampu meningkatkan status akreditasinya. Dengan demikian, akreditasi SMK dan SLB diharapkan terus meningkat. Mutu pendidikan di NTB juga semakin kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Editor : Marthadi
#Dikpora NTB #Akreditasi SMK dan SLB #Akreditasi sekolah #Pendampingan akreditasi #SMK NTB