Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PKK Platinum LPKN Mataram Dibuka, Siapkan Calon Pekerja Migran Siap Kerja di Hotel dan Kapal Pesiar

Jay • Kamis, 2 Juli 2026 | 15:48 WIB
PROGRAM PKK: Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen Dr Yaya Sutarya (dua dari kanan/depan) pada peluncuran PKK Platinum 2026 bidang table manner di Hotel Golden Palace Mataram, Kamis (2/7).
PROGRAM PKK: Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen Dr Yaya Sutarya (dua dari kanan/depan) pada peluncuran PKK Platinum 2026 bidang table manner di Hotel Golden Palace Mataram, Kamis (2/7).

 

LombokPost-Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Lembaga Pendidikan Kompetensi Nasional (LPKN) Training Center Mataram kembali dibuka tahun ini. Program yang digelar atas kepercayaan Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut diproyeksikan mencetak tenaga kerja luar negeri yang siap bersaing di hotel berbintang dan kapal pesiar internasional. Melalui PKK Platinum 2026, pemerintah ingin memperluas peluang kerja bagi generasi muda, terutama Anak Tidak Sekolah (ATS) dan lulusan yang belum bekerja.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada LPKN Training Center Mataram bukan tanpa alasan. Pada pelaksanaan PKK Platinum tahun sebelumnya, lembaga ini berhasil mengantarkan banyak peserta didik bekerja di dalam maupun luar negeri. Keberhasilan tersebut didukung sistem pelatihan berbasis industri, mulai dari penyusunan kurikulum, instruktur profesional, pembelajaran di industri, menghadirkan narasumber praktisi, hingga praktik kerja lapangan.

Program PKK Platinum 2026 bidang table manner resmi diluncurkan di Hotel Golden Palace Mataram, Kamis (2/7). Peluncuran dilakukan Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen Dr Yaya Sutarya.

Baca Juga: Career Center Universitas Bumigora Buka Kolaborasi Industri melalui UBG Job Fair Expo 2026

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB Syamsul Hadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf, Direktur LPKN Training Center Naktika Sari Dewi, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdik Kota Mataram Sabariah, perwakilan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta puluhan peserta pelatihan.

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Dr Yaya Sutarya mengatakan, PKK Platinum kini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam mencetak tenaga kerja luar negeri yang kompeten. Melalui regulasi terbaru yang tertuang dalam Peraturan Dirjen Nomor 1 Tahun 2026, orientasi program tidak lagi hanya memenuhi kebutuhan tenaga kerja domestik, tetapi juga mempersiapkan lulusan agar mampu bekerja di berbagai negara.

Program tersebut menyasar pemuda berusia maksimal 25 tahun, termasuk anak berkebutuhan khusus dan ATS. Mereka akan memperoleh pelatihan intensif agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri global.

Baca Juga: PMR MTsN 2 Mataram Juara Umum Lagapraja IV, Borong Enam Gelar Sekaligus

Menurut Yaya, peluang bekerja di luar negeri saat ini semakin besar sehingga harus dimanfaatkan oleh generasi muda Indonesia. Pemerintah pun mengapresiasi langkah LPKN Training Center yang telah menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri internasional.

"Saya berterima kasih kepada LPKN Training Center yang telah menyiapkan desain pembelajaran yang sangat baik sehingga lulusan PKK dapat langsung terserap bekerja di luar negeri," ujarnya.

Program tersebut sekaligus mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pengiriman 500 ribu tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.

Baca Juga: Bawa Misi Kearifan Lokal dan Inovasi Pemberdayaan, UMMAT Lepas 985 Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 40

Seluruh peserta PKK Platinum 2026 akan menjalani pelatihan selama 413 jam pembelajaran. Setelah itu mereka mengikuti uji kompetensi bidang perhotelan sebagai bekal memperoleh pengakuan keahlian sesuai standar internasional sebelum memasuki dunia kerja.

"Bagi ATS, inilah saatnya memanfaatkan fasilitas pemerintah untuk mengubah masa depan dan membuktikan bahwa lulusan PKK mampu bekerja di luar negeri dengan kompetensi yang mumpuni," tambahnya.

Kepala Dikpora NTB Syamsul Hadi menyampaikan apresiasi kepada LPKN Training Center atas kontribusinya dalam memperluas kesempatan kerja masyarakat NTB.

Baca Juga: SPMB SDN 12 Mataram Mulai Diminati, Kini Cukup Satu Seragam Gratis Tarik Pendaftar

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia industri menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPKN Mataram yang telah berkontribusi menempatkan tenaga kerja asal NTB, khususnya ke luar negeri," katanya.

Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat agar semakin banyak putra-putri NTB memperoleh kesempatan bekerja di pasar kerja internasional.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf mengatakan kolaborasi antara SMK dan LPKN Training Center menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang memilih langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Baca Juga: Kemenag Kota Mataram Gerak Cepat Perbaiki MTs Badrussalam NW Sekarbela yang Ambruk

Menurutnya, dunia kerja internasional membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi dan sertifikasi yang jelas. Karena itu, penguatan keterampilan berstandar global menjadi kebutuhan utama.

“Kami mendukung program ini agar mampu mengurangi jumlah tenaga kerja yang belum memiliki keterampilan. Harapan kami, LPKN Traning Center terus berkembang menghasilkan tenaga kerja internasional yang mampu bersaing," ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi SMK dengan LPKN Training Center juga mempermudah pemetaan minat dan bakat siswa sehingga mereka yang memilih jalur bekerja dapat memperoleh pelatihan sesuai kebutuhan industri.

Baca Juga: Siswa MAN 2 Mataram Raih Medali Perak Olimpiade Matematika POSI, Siap Berburu Prestasi Nasional

Direktur LPKN Training Center Naktika Sari Dewi menjelaskan, tahun ini merupakan kali ketiga lembaganya dipercaya melaksanakan PKK Platinum.

Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang dipersiapkan menjadi calon pekerja migran profesional untuk ditempatkan di hotel berbintang dan kapal pesiar luar negeri.

Menurut Dewi, pelaksanaan program didukung kerja sama dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk penempatan kerja serta Bank NTB Syariah melalui skema KUR Migran.

Baca Juga: Siswa SMPN 15 Mataram Lolos OSN IPA NTB, Dimas Rizky Bidik Tiket Nasional

"Program ini dapat terlaksana karena kami bekerja sama dengan P3MI untuk penempatan ke luar negeri dan Bank NTB Syariah melalui program KUR Migran," jelasnya.

Selain memperoleh pembiayaan dengan bunga ringan sebesar enam persen, peserta akan menjalani pelatihan teori dan praktik selama sekitar tiga bulan atau 413 jam. Selanjutnya mereka mengikuti magang di industri selama enam bulan.

Selama masa magang kata Dewi, seluruh dokumen keberangkatan diproses secara paralel sehingga setelah magang selesai peserta dapat langsung diberangkatkan bekerja.

Baca Juga: Siswa SMPN 15 Mataram Lolos OSN IPA NTB, Dimas Rizky Bidik Tiket Nasional

Melalui PKK Platinum LPKN Training Center Mataram, diharapkan semakin banyak tenaga kerja luar negeri asal NTB yang memiliki kompetensi global, terserap di industri internasional. Serta mampu meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di pasar kerja dunia.

Editor : Kimda Farida
#PKK Platinum #PKK Platinum 2026 #tenaga kerja luar negeri #LPKN Training Center Mataram #Pekerja Migran