Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kekeringan di NTB Terus Meluas, KSB dan Lobar Tetapkan Status Siaga Darurat

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
TERDAMPAK: Dua warga saling membantu mengangkat air bersih di tengah kondisi kekeringan yang melanda wilayah NTB, sebagai upaya memenuhi kebutuhan air sehari-hari. (IVAN/LOMBOK POST)
TERDAMPAK: Dua warga saling membantu mengangkat air bersih di tengah kondisi kekeringan yang melanda wilayah NTB, sebagai upaya memenuhi kebutuhan air sehari-hari. (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

 

LombokPost-Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di NTB. Bahkan dua kabupaten sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan. 

“Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Lombok Barat (Lobar) telah menetapkan status siaga darurat kekeringan,” tegas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB Miftahuddin Anshary, Selasa (30/6). 

Advertisement

Dijelaskan, di Lombok Barat kekeringan terjadi di lima kecamatan dan enam desa. Sebanyak 4.245 kepala keluarga (KK) atau 12.008 jiwa terdampak.

Sedangkan di Dompu, dua kecamatan dan lima desa dengan 240 KK atau 960 jiwa terdampak. Sementara di Sumbawa Barat, satu kecamatan dan satu desa terdampak dengan 226 KK atau 712 jiwa.

Advertisement

Untuk Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Kota Mataram, dan Sumbawa masih terpantau belum terdampak. 

Meski demikian, Miftah menegaskan adanya peningkatan kebutuhan air bersih. “Sinyal akan kebutuhan air bersih karena dampak kekeringan sudah mulai terasa di beberapa wilayah,” katanya.

Bahkan sejumlah kabupaten/kota juga sudah mengajukan permintaan tandon air untuk didistribusikan ke titik-titik kekeringan. 

Merespons kondisi ini, Pemprov NTB tengah mempercepat proses administrasi untuk menetapkan status siaga darurat kekeringan di tingkat regional. 

Mengingat sudah ada daerah yang menetapkan siaga darurat, karena secara regulasi Pemprov NTB dapat segera mengikuti langkah tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

NTB Masuki Pancaroba, Ancaman Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

NTB Masuki Pancaroba, Ancaman Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

BMKG mengingatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah NTB selama masa pancaroba.

Waspada Hujan Lebat Landa Wilayah NTB, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang

Waspada Hujan Lebat Landa Wilayah NTB, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di NTB hari ini, 28 Oktober 2026. Waspadai hujan lebat, petir, dan angin kencang.

BMKG Pastikan Siklon Tropis ARNAB Tidak Berdampak ke Indonesia

BMKG Pastikan Siklon Tropis ARNAB Tidak Berdampak ke Indonesia

BMKG memastikan Siklon Tropis ARNAB tidak berdampak ke Indonesia. Meski demikian, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan lebat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer