Kekeringan di NTB Terus Meluas, KSB dan Lobar Tetapkan Status Siaga Darurat

LombokPost-Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di NTB. Bahkan dua kabupaten sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan.
“Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Lombok Barat (Lobar) telah menetapkan status siaga darurat kekeringan,” tegas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB Miftahuddin Anshary, Selasa (30/6).
Dijelaskan, di Lombok Barat kekeringan terjadi di lima kecamatan dan enam desa. Sebanyak 4.245 kepala keluarga (KK) atau 12.008 jiwa terdampak.
Sedangkan di Dompu, dua kecamatan dan lima desa dengan 240 KK atau 960 jiwa terdampak. Sementara di Sumbawa Barat, satu kecamatan dan satu desa terdampak dengan 226 KK atau 712 jiwa.
Baca Juga: Kades dan Camat Bantah Warga Bajo Bima Alami Kekeringan tapi Krisis Air karena Mesin Pompa Rusak
Untuk Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Kota Mataram, dan Sumbawa masih terpantau belum terdampak.
Meski demikian, Miftah menegaskan adanya peningkatan kebutuhan air bersih. “Sinyal akan kebutuhan air bersih karena dampak kekeringan sudah mulai terasa di beberapa wilayah,” katanya.
Bahkan sejumlah kabupaten/kota juga sudah mengajukan permintaan tandon air untuk didistribusikan ke titik-titik kekeringan.
Merespons kondisi ini, Pemprov NTB tengah mempercepat proses administrasi untuk menetapkan status siaga darurat kekeringan di tingkat regional.
Mengingat sudah ada daerah yang menetapkan siaga darurat, karena secara regulasi Pemprov NTB dapat segera mengikuti langkah tersebut.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




