LombokPost- SMPN 23 Mataram berhasil mengisi seluruh rombongan belajar pada tahun ajaran 2026/2027 setelah beberapa tahun sebelumnya kekurangan siswa. Hingga daftar ulang berakhir, sekolah di Jalan Kebon Jaya, Monjok, mencatat 81 siswa baru resmi bergabung.
Jumlah siswa baru itu terdiri atas 75 peserta didik dari jalur reguler serta sekitar enam anak yang sebelumnya berisiko putus sekolah. Mereka berhasil dirangkul kembali agar dapat melanjutkan pendidikan.
Dengan jumlah itu, seluruh rombel yang tersedia kini telah terisi. Kondisi ini menjadi pencapaian penting bagi sekolah yang dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: Kuota SPMB SMPN 3 Mataram Belum Terpenuhi, Hanya Buka Empat Rombel
Kepala SMPN 23 Mataram Achmad Jauhari mengatakan, perkembangan sekolah sangat terasa jika dibandingkan dengan kondisi pada 2022. Saat itu, jumlah kelas yang aktif masih sangat terbatas.
"Pada tahun 2022 hanya terisi tiga kelas. Secara bertahap terus meningkat dan sekarang seluruh kelas sudah terisi semua," ujar Jauhari.
Ia menjelaskan, pada masa awal pengembangan sekolah, hanya terdapat tiga rombel untuk seluruh jenjang kelas VII hingga IX. Seiring meningkatnya minat masyarakat, jumlah rombel terus bertambah. Dari lima rombel, kemudian berkembang hingga kini mencapai sembilan rombel yang seluruhnya aktif digunakan.
Baca Juga: Unram Perkuat Kampus Aman, Satgas Kini Tangani Seluruh Bentuk Kekerasan
Saat ini, masing-masing jenjang mulai dari kelas VII, VIII, dan IX memiliki tiga rombel. Meski kuota awal yang disiapkan mencapai 96 kursi, kehadiran 81 siswa baru di SMPN 23 Mataram sudah cukup untuk mengoptimalkan seluruh ruang belajar yang tersedia.
Menurut Jauhari, peningkatan jumlah peserta didik menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. Karena itu, sekolah juga memberikan perhatian terhadap semangat para guru dan tenaga kependidikan.
Salah satu bentuk apresiasi yang dilakukan yakni menggelar kegiatan penyegaran melalui tadabur alam di Sembalun. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus penyemangat bagi tenaga pendidik agar semakin siap memberikan layanan terbaik kepada siswa.
Baca Juga: Siswa SMPN 6 Mataram Lolos Jadi Delegasi Indonesia di MUN Malaysia
Keberhasilan SMPN 23 Mataram mengisi seluruh rombel juga menunjukkan citra sekolah semakin positif di mata masyarakat.
“Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, kami juga aktif membangun lingkungan belajar yang nyaman dan ramah bagi siswa,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida