Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hari Pertama MPLS, SMA-SMK di Mataram dan Lombok Barat Diminta Sukseskan Program Ayah Antar Anak Sekolah

Jay • Kamis, 9 Juli 2026 | 15:39 WIB
ANTAR SEKOLAH: Sejumlah orang tua mengantarkan anaknya pada hari pertama masuk sekolah di SDN 2 Cakranegara, tahun lalu.
ANTAR SEKOLAH: Sejumlah orang tua mengantarkan anaknya pada hari pertama masuk sekolah di SDN 2 Cakranegara, tahun lalu.

LombokPost- Pelaksanaan Program Ayah Antar Anak Sekolah pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi perhatian pemerintah. Seluruh SMA, SMK, dan SLB di wilayah Mataram-Lombok Barat diminta ikut memantau pelaksanaannya sebagai bagian dari penguatan peran keluarga dalam pendidikan dan pembentukan karakter siswa.

Program ini akan dilaksanakan bertepatan dengan hari pertama MPLS, Senin (13/7). Kantor Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (KCD Dikpora) Wilayah I Mataram-Lombok Barat (Malomba) mengimbau seluruh sekolah memastikan gerakan ini berjalan sesuai arahan pemerintah.

Program Ayah Antar Anak Sekolah merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN).

Program ini bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak sekaligus menekan fenomena fatherless yang masih menjadi perhatian nasional.

Baca Juga: Siswa MAN 2 Mataram Raih Emas O2SN NTB, Aftalika Siap Wakili NTB di Nasional

Melalui gerakan ini, para ayah diajak hadir secara langsung mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk. Kehadiran ayah tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas mengantar. Tetapi menjadi bentuk keterlibatan nyata dalam mendampingi tumbuh kembang anak sejak dini.

Kepala KCD Dikpora Wilayah I Malomba Purni Susanto mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB telah menerbitkan Surat Edaran (SE) mengenai pelaksanaan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). SE itu juga memuat arahan agar para ayah mengantar anak ke sekolah pada hari pertama.

"Guru dan warga sekolah yang memiliki anak-anak usia sekolah agar juga melaksanakan kewajiban sebagai seorang ayah mendampingi anak-anak mereka, minimal mengantar anak-anak mereka di hari pertama sekolah," ujarnya.

Baca Juga: Disdik Mataram Dorong TKA Jadi Syarat Wajib Masuk SMA

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan itu, Purni akan turun langsung ke sejumlah sekolah untuk memantau pelaksanaan Program Ayah Antar Anak Sekolah. Sekolah juga diminta ikut mengawal implementasi gerakan ini agar berjalan optimal.

"Kita mengingatkan sekolah untuk mengawal kebijakan pemerintah terkait dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia," katanya.

Menurut Purni, keterlibatan orang tua, terutama ayah, pada momentum hari pertama sekolah memiliki dampak psikologis positif bagi anak.

Kehadiran ayah diyakini mampu memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa ketika memulai tahun ajaran baru.

Baca Juga: Siswi MAN 2 Mataram Lolos Final GYC 2026 di Mesir, Angkat Budaya Rimpu ke Forum Dunia

Selain mempererat hubungan emosional antara ayah dan anak, gerakan ini diharapkan menjadi awal perubahan budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif antara ayah dan ibu. Dengan keterlibatan kedua orang tua, proses pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Tetapi juga keluarga.

"Kita imbau nanti orang tualah yang mengantar anak-anaknya, bukan anak-anak datang sendiri ke sekolah,” pungkasnya.

 

Editor : Kimda Farida
#Program Ayah Antar Anak Sekolah #MPLS 2026 #Hari pertama MPLS #Gerakan Ayah Teladan Indonesia #GATI