LombokPost- SMKN 1 Lingsar menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah. Keluarga besar sekolah tersebut menyalurkan donasi untuk membantu meringankan beban korban kebakaran Sade yang kehilangan tempat tinggal dan barang berharga.
Bantuan SMKN 1 Lingsar itu merupakan hasil penggalangan donasi secara swadaya. Seluruh keluarga besar sekolah terlibat, mulai dari guru, pegawai, siswa, hingga orang tua siswa.
Aksi solidaritas tersebut menjadi bentuk kepedulian warga sekolah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Donasi yang terkumpul kemudian diserahkan langsung kepada perwakilan warga dan tokoh masyarakat Desa Adat Sade.
Baca Juga: Banyak Kasek Masih Plt, Disdik Mataram Jelaskan Kendalanya
Kepala SMKN 1 Lingsar Ahmad Sabli mengatakan, bantuan tersebut lahir dari rasa empati seluruh keluarga besar sekolah terhadap warga yang terdampak kebakaran Desa Adat Sade.
“Kami hadir di sini untuk sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Donasi ini murni bersumber dari ketulusan dan kebersamaan seluruh keluarga besar SMKN 1 Lingsar, mulai dari para guru, pegawai, siswa, hingga dukungan penuh dari para orang tua siswa,” ujar Sabli saat menyerahkan bantuan secara langsung di lokasi.
Menurut Sabli, penggalangan donasi untuk korban kebakaran Sade tidak hanya bertujuan mengumpulkan bantuan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Melalui aksi sosial itu, siswa diajak memahami arti kepedulian terhadap sesama. Mereka juga belajar mengenai pentingnya gotong royong dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.Keterlibatan guru, pegawai, siswa, dan orang tua menjadi kekuatan utama dalam aksi SMKN 1 Lingsar peduli tersebut.
Baca Juga: Mulyadi Bawa SRMP 18 Lobar Juara I OSN IPA
Sabli berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi warga sekaligus menjadi penyemangat untuk kembali bangkit setelah musibah kebakaran.
“Harapan kami, bantuan ini dapat bermanfaat dan memberi semangat bagi warga Desa Adat Sade untuk bisa segera bangkit kembali. Semoga kebaikan dan kebersamaan ini menjadi berkah bagi kita semua,” tuturnya.
Bantuan SMKN 1 Lingsar untuk korban kebakaran Sade diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga dan tokoh masyarakat Desa Adat Sade. Bantuan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian keluarga besar SMKN 1 Lingsar yang bergerak membantu setelah musibah kebakaran Desa Adat Sade.
Baca Juga: Sewa iPhone Makin Tren, Risiko Data Pribadi Mengintai
Aksi sosial tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sekolah tidak hanya berperan dalam proses pembelajaran di ruang kelas. Sekolah juga dapat menjadi bagian dari masyarakat dalam membangun kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
Bagi SMKN 1 Lingsar kata Sabli, kepedulian terhadap korban kebakaran Sade menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa. Nilai kemanusiaan, empati, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh melalui kegiatan nyata.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post