Guru PAUD di Mataram Dilatih Integrasikan Bahasa Inggris dengan STEAM

Kimda Farida • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:42 WIB
Guru PAUD dari lima satuan pendidikan di Kota Mataram mengikuti pelatihan pembelajaran Bahasa Inggris terintegrasi pendekatan STEAM bersama tim Universitas Mataram.
Guru PAUD dari lima satuan pendidikan di Kota Mataram mengikuti pelatihan pembelajaran Bahasa Inggris terintegrasi pendekatan STEAM bersama tim Universitas Mataram.

 

LombokPost--Sebanyak 15 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari lima satuan pendidikan di Kota Mataram mendapat pelatihan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar Tim Universitas Mataram (Unram) tersebut berlangsung di Kampus II Unram, Jalan Brawijaya Nomor 22, Seganteng, Cakranegara Selatan, Kota Mataram, Sabtu (25/7).

Lima satuan pendidikan yang terlibat yakni PAUD Indah, TK Abata, TK Pembina Mataram, TK Al Bana, dan TK DWP Dikpora.

Pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Inggris yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Selama ini, pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD masih banyak berfokus pada pengenalan dan pengulangan kosakata.

Pendekatan tersebut kemudian dikembangkan agar lebih dekat dengan aktivitas bermain, eksplorasi, serta pengalaman konkret anak.

Baca Juga: Konsorsium UB-UMM-UNRAM Petakan Potensi 6 Desa Berdaya di NTB

Ketua tim pengabdian menjelaskan, Bahasa Inggris untuk anak usia dini perlu disampaikan melalui kegiatan yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Bahasa Inggris dapat diintegrasikan dengan kegiatan bermain, eksplorasi lingkungan, seni, sains sederhana, maupun aktivitas konstruktif,” ujarnya.

Belajar Bahasa Inggris Sambil Eksplorasi

Dalam pelatihan, para guru mendapatkan materi mengenai karakteristik perkembangan anak usia dini, pembelajaran berbasis bermain, pembelajaran Bahasa Inggris, konsep STEAM, penyusunan pembelajaran terintegrasi STEAM, pengembangan media sederhana, hingga penilaian autentik.

Pelatihan tidak hanya dilakukan melalui pemaparan materi. Guru juga mengikuti diskusi, studi kasus, analisis praktik pembelajaran, serta praktik menyusun perangkat pembelajaran.

Salah satu contoh yang diperkenalkan adalah aktivitas mengamati tanaman di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, guru dapat mengenalkan kosakata Bahasa Inggris seperti leaf, flower, tree, green, dan big.

Anak kemudian diajak menghitung jumlah daun, membandingkan ukuran, menggambar hasil pengamatan, hingga mencoba menanam tanaman.

Model tersebut membuat anak tidak sekadar menghafalkan kosakata. Bahasa Inggris digunakan ketika mereka mengamati, menghitung, membandingkan, menggambar, dan melakukan percobaan sederhana.

Pendekatan serupa juga dapat diterapkan menggunakan berbagai media yang tersedia di sekitar lingkungan anak, seperti kartu gambar, benda alam, balok, kertas, alat menggambar, bahan bekas, hingga perlengkapan eksperimen sederhana.

Baca Juga: Kisah Muhammad Walid Menembus Panggung Taekwondo, Perdana Ikut Turnamen Langsung Bawa Pulang Medali

Guru Didorong Gunakan Media Sederhana

Selain materi pembelajaran, guru juga mendapat penguatan mengenai penilaian autentik.

Guru diarahkan mengamati perkembangan anak selama proses bermain dan belajar melalui observasi, catatan, dokumentasi karya, foto, maupun video.

Penilaian tidak hanya melihat hasil akhir, tetapi juga proses, partisipasi, komunikasi, kreativitas, dan keterlibatan anak dalam kegiatan STEAM.

Selama pelatihan, para guru terlihat aktif mengikuti diskusi dan praktik. Pertukaran pengalaman dari lima satuan pendidikan juga menjadi ruang untuk membahas berbagai kondisi pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan PAUD.

Kegiatan tersebut turut melibatkan dua mahasiswa Unram. Mereka membantu menyiapkan media, melakukan observasi, mendokumentasikan kegiatan, serta mendampingi peserta selama pelatihan dan praktik.

Keterlibatan mahasiswa sekaligus memberikan pengalaman dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Tim pengabdian berharap guru dapat menerapkan perangkat dan pengalaman yang diperoleh di satuan pendidikan masing-masing.

Pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis STEAM juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan.

Baca Juga: Minat Magang Global Meningkat, Mahasiswa STP Mataram Tembus Hotel Berbintang Luar Negeri

Praktik baik antarguru diharapkan terus dibagikan sehingga model pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan sesuai perkembangan anak dapat diterapkan lebih luas di PAUD Kota Mataram.

Editor : Kimda Farida
Sumber : siaran pers
STEAM bahasa inggris Unram Universitas Mataram paud