STIKES Mataram Jalani AIPT Demi Mutu Pendidikan Unggul

Siti Aeny Maryam • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:14 WIB
STIKES Mataram tengah melaksanakan tahapan penting dalam pengembangan institusinya melalui AIPT.
STIKES Mataram tengah melaksanakan tahapan penting dalam pengembangan institusinya melalui AIPT.
LombokPost — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mataram tengah melaksanakan tahapan penting dalam pengembangan institusinya melalui Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (AIPT).

Proses verifikasi langsung selama dua hari Senin-Selasa (26-27/10) ini menghadirkan tim asesor nasional yang kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dra. Elly Wahyudin, DEA., Apt. dan Dr. Dra. Nizlel Huda, M.Kes.

Kehadiran asesor ini bertujuan untuk melakukan verifikasi, klarifikasi, dan validasi data serta informasi yang sebelumnya telah dilaporkan oleh STIKES Mataram dalam dokumen akreditasi resmi. Langkah tersebut diambil guna memastikan bahwa seluruh penyelenggaraan pendidikan tinggi di kampus kesehatan ini telah berjalan sesuai dengan standar mutu nasional.

Baca Juga: Peserta Lombok World Forum (LWF) Terpukau Wisata Pulau Lombok, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Ketua STIKES Mataram, Prof. Dr. Chairun Nasirin, M.Pd., MARS, menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas institusi secara berkelanjutan.

Pelaksanaan AIPT ini mencakup sembilan kriteria utama standar nasional pendidikan tinggi yang dievaluasi secara komprehensif, meliputi:

1. Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga: Lombok World Forum 2026 Resmi Dibuka, Pemprov NTB Apresiasi Kehadiran Akademisi Kelas Dunia

2. Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama yang transparan, akuntabel, dan berorientasi mutu.

3. Mahasiswa dan Layanan Kemahasiswaan untuk mendukung pengembangan potensi akademik maupun non-akademik.

4. Sumber Daya Manusia (SDM), yang mencakup kompetensi serta produktivitas dosen dan tenaga kependidikan.

5. Keuangan, Sarana, dan Prasarana penunjang kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi.

6. Pendidikan dan Proses Pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan berpusat pada mahasiswa.

7. Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.

8. Luaran, Capaian, dan Dampak Tridharma terhadap stakeholders dan masyarakat luas.

9. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk menjamin perbaikan mutu yang berkelanjutan.

Sementara itu secara terperinci, asesmen ini memiliki sejumlah sasaran strategis, di antaranya memverifikasi kesesuaian dokumen dengan data dan bukti pendukung di lapangan, mengonfirmasi efektivitas SPMI dalam menjaga dan mendongkrak kualitas akademik, mengevaluasi tata kelola institusi, termasuk kepemimpinan dan manajemen sumber daya, serta  mengidentifikasi keunggulan institusi sekaligus memetakan area yang perlu ditingkatkan untuk pengembangan STIKES Mataram ke depan.

Melalui asesmen lapangan ini, STIKES Mataram optimis dapat terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, berdaya saing, serta konsisten melahirkan tenaga kesehatan profesional yang berkualitas bagi masyarakat dan bangsa.

Editor : Siti Aeny Maryam
AIPT asesmen lapangan Stikes Mataram akreditasi