Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tinggalkan PDIP, PKS Bangun Koalisi Baru di Pilbup Sumbawa

Administrator • Minggu, 8 Maret 2020 | 06:51 WIB
Sebuang bendera Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkibar di mataram beberapa waktu lalu. (LM Zainuddin/Lombok Post)
Sebuang bendera Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkibar di mataram beberapa waktu lalu. (LM Zainuddin/Lombok Post)

MATARAM-PKS memilih meninggalkan PDIP di Sumbawa. Partai bulan sabit kembar itu membangun koalisi baru dengan PKB, Hanura, dan NasDem.


Namun yang menarik ‘produk’ paket Mahmud Abdullah-Dewi Noviany yang diketahui racikan PDIP masih jadi jagoan PKS NTB.


Menanggapi itu, Ketua DPW PKS NTB H Abdul Hadi menepis Mo-Novi dirancang PDIP. “Belum ada keputusan PDIP di Pusat (mereka usung Mo-Novi)” tepisnya.


Memang peluang PDIP bergabung dalam koalisi yang digagas baru PKS usai diceraikan masih ada. Namun itu sepenuhnya diserahkan ke PDIP. PKS tidak ingin terkesan meminta PDIP bergabung. “Itu kita serahkan pada PDIP,” imbuhnya.


Sebelumnya, PKS mengungkapan ketidaknyamanannya dengan friksi di internal PDIP. Perseteruan HM Husni Djibril dengan DPD PDIP NTB dimotori H Rachmat Hidayat membuat PKS risih. PKS enggan dituding terlibat. Mereka mengambil langkah membubarkan koalisi di Sumbawa dengan PDIP.


Namun informasi Mo sudah di-PDIP-kan kadung terungkap. Hubungan Wakil Bupati Sumbawa itu dengan PDIP tidak bisa dipisahkan begitu saja dengan narasi PKS diceraikan PDIP. “Kalau tidak salah Mo-Novi, belum diusung PDIP,” tepis Hadi lagi.


Hadi menambahkan lagipula PKS belum final mengusung Mo-Novi di Sumbawa. “Untuk usulan ke pusat bisa jadi lebih,” katanya.


PKS saat ini masih mengkaji dukungan ke Mo-Novi. Kemungkinan arah SK rekomendasi ke figur lain masih terbuka. “Ada Pak Andy juga diusulkan,” pungkasnya.


Berbeda dengan Hadi, Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) PKS Sumbawa Sambirang Ahmadi membaca peluang Mo-Novi sangat terbuka dibanding Andy Tirta. “Bersama pak Andy sudah diserahkan ke DPP tanpa pasangan,” katanya.


Secara kans, peluang Mo-Novi kantongi restu PKS sangat besar. Tidak hanya telah berpasangan, Bapaslon ini didukung komitmen beberapa partai koalisi di tingkat daerah.


Dari foto yang diterima Lombok Post, komitmen itu tidak hanya antara PKS, PKB, Hanura, dan NasDem. Tetapi ada Hj Isvie Rupaeda, sekretaris DPD Partai Golkar NTB hadir dalam pertemuan dengan Bapaslon Mo-Novi beberapa waktu lalu.


Namun dukungan Golkar masih belum terkonfirmasi hingga berita ini diturunkan. (zad/r2)

Editor : Administrator
#Husni Djibril #Dewi Noviany #Pilbup Sumbawa