Pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU telah mengungkapkan, kemungkinan tahapan Pemilu 2024 dimulai pertengahan tahun ini. Sedangkan di tahun 2022 akan menjadi tahun yang sibuk bagi penyelenggara dan partai politik melakukan tahapan verifikasi.
Tidak mengherankan bila partai kemudian telah memproyeksikan target politiknya di tahun 2024. Partai Gerindra di Kabupaten Lombok Utara (KLU) bahkan telah bekerja serius, setahap demi setahap untuk merealisasikan target 8 kursi di 2024.
“Sekarang 5 ke depan kami targetkan 8 kursi,” kata Ketua DPC Partai Gerindra KLU Sudirsah Sujanto.
Target mengemas 8 kursi dinilainya masih objektif. Pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sumber daya yang dimiliki menghadapi Pemilu 2024.
Belum lagi “berkah” naik daun Gerindra berturut-turut di KLU. Mulai dari kesuksesan menduduki kursi pimpinan DPRD KLU, hingga berhasil meloloskan kadernya sebagai Wakil Bupati KLU pada Pilbup 2020 kemarin.
“Orang-orang semakin banyak menaruh perhatian dan kepercayaan pada Gerindra, berkat kerja nyata yang dilajukan partai,” optimisnya.
Tetapi dia meyakinkan capaian emas Gerindra belum membuat pengurus berpuas diri. Hasil evaluasi dan kajian internal, pengurus di tingkat PAC membutuhkan sentuhan revitalisasi.
“Bahkan hingga ranting si tingkat desa,” ulasnya.
Kerja revitalisasi ini harus segera dituntaskan untuk persiapan menghadapi proses verifikasi Parpol baik secara administrasi dan faktual pada 2022 nanti.
“Ini sesuai arahan dan instruksi DPP agar Gerindra bersiap ikuti verifikasi parpol peserta Pemilu,” jelasnya.
Gerindra di KLU juga mulai membidik kalangan milenial memperkuat basis dukungan. Anggota DPRD NTB Dapil KLU-Lobar itu melihat kesuksesan Gerindra memenangkan Pileg 2019 dan Pilbup KLU 2020 tidak lepas dari kerja nyata pasukan milenial Gerindra.
“Langkah dan strategi memenangkan Pemilu 2024 sudah mulai kita lakukan," ujarnya. (zad/r2) Editor : Administrator