LombokPost-Band legendaris Indonesia, Slank, terkenal memulai gerakan yang mereka suarakan lewat lagu-lagu ciptaan mereka.
Soal gerakan dukung-mendukung pasangan capres 2024, Slank juga ambil bagian, dengan keinginan untuk menjaga demokrasi serta merawat semangat reformasi.
Untuk itu, Slank secara resmi mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam Pilpres 2024 mendatang.
Deklarasi dukungan itu disampaikan oleh Akhadi Wira Satriaji (Kaka) di Potlot Studio, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, 20 Januari 2024.
''Hari ini kita bisa mulai di Jalan Potlot bahwa Slank mendeklarasikan dukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud," tuturnya.
Kaka mengungkapkan pihaknya sudah mempersiapkan lagu yang berjudul "Salam Metal" untuk menunjukkan dukungan terhadap pasangan Ganjar-Mahfud.
"Lagu itu adalah penyemangat. Saat merekam lagu itu, ada energi yang ngedorong, membuat kita semakin yakin bahwa kita harus menyatakan diri,'' tambah Kaka.
Ridho sang gitaris Slank pun mengaku deklarasi ini merupakan pilihan yang mudah.
"Dari kejadian-kejadian kemarin sepertinya mudah untuk memilih. Harapannya enggak hilang," paparnya.
Pada kesempatan itu, gitaris Slank lainnya Abdee Negara pun memembeberkan soal pengunduran diri sebagai Komisaris Independen perusahaan BUMN Telkom.
"Supaya tidak ada dusta di antara kita, per hari Jumat kemarin saya sudah memberikan surat pengunduran diri. Ini adalah bentuk perjuangan kita. Cita-cita reformasi harus tetap berjalan," tegas Abdee.
Hadir dalam acara deklarasi dukunga dari Slank, Ganjar Pranowo mengatakan, dirinya sudah sempat berbincang beberapa kali dengan Slank hingga pada akhirnya Slank memutuskan mendukung pasangan calonnya.
"Kami tahu bahwa ada sesuatu yang harus kami bicarakan dengan penuh rasa cinta dan hati putih. Hari ini kami diterima oleh kawan-kawan Slank, komplet" tutur Ganjar.
Ganjar menambahkan dukungan yang diberikan oleh Slank menjadi energi yang membuat pasangan nomor urut tiga dan seluruh pendukungnya makin bersemangat.
"Dan saya selalu mengikuti konsernya, albumnya, syairnya, yang biasanya ada kritik sosial, pemerintahan bersih, antikorupsi yang selalu didengungkan," ujar Ganjar.***
Editor : Alfian Yusni