Rabu, (19/6) lalu, mantan Dubes RI untuk Turki itu turun ke Pasar Renteng, di Kecamatan Praya, Lombok Tengah.
Mengenakan kemeja lengan pendek abu-abu dan kopiah hitam, ia menyapa, dan mendengarkan keluh kesah para pedagang.
Di sela-sela blusukan, para pedagang pun curhat jika kondisi penjualan mereka kerap sepi karena penataan pasar belum rapi.
Baca Juga: Pj Wali Kota Bima Diduga Langgar Netralitas, Bawaslu Teruskan Laporan ke KASN
Iqbal mengatakan, selain bersilaturahmi, ia juga ingin mendengar apa yang dibutuhkan para pedagang di sana.
Salah satu yang didapatkan dari para pedagang adalah masalah penataan pasar.
Para pedagang menyampaikan keluh kesahnya tentang kondisi dalam gedung yang sempit dan panas.
Hal itu membuat pembeli jarang berlama-lama bahkan malas untuk masuk ke dalam.
Iqbal sendiri mengaku telah memiliki konsep dalam menghadapi proses persoalan penataan pasar yang dikeluhkan para pedagang.
“Makanya sekarang kita harus pikirkan agar para pedagang ini nyaman untuk berjualan dan pembeli juga nyaman belanja ke pasar," kata Iqbal. (tih)
Editor : Kimda Farida