LombokPost - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dimulai di Kabupaten Lombok Timur mendapat atensi khusus dari Anggota DPR RI dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Muazzim Akbar. Kamis (9/1),
Ketua DPW PAN NTB itu menyempatkan diri untuk memantau langsung pelaksanaan program Prabowo-Gibran di Kabupaten Lombok Timur.
Dalam kesempatan tersebur, Muazzim menyampaikan PAN sebagai bagian dari partai koalisi pengusung Prabowo-Gibran menyatakan keharusannya dalam mengawal dan memastikan MBG terlaksana dengan baik di NTB.
“Alhamdulillah pelaksanaan program makan siang gratis di pekan pertama ini sudah berjalan di beberapa sekolah di Lombok. Saya memantau pelaksanaannya sudah berjalan dengan baik," kata Muazzim.
Baca Juga: Curi Tabung Gas di Pagesangan Timur, Ajap Dikeroyok Warga
Muazzim menyambangi tiga titik pelaksanaan MBG. Mulai dari SDN 1 dan 2 Jenggik Utara, serta MI NW Lingkok Telu Jenggik Utara, Kabupaten Lombok Timur.
Dalam pelaksanaan tahap pertama, MBG dalam proses pelaksanaan dan langsung akan dievaluasi sehingga setiap kekurangan dalam pelaksanaannya diharapkan dapat langsung diperbaiki.
“Kami berkomitmen untuk terus memastikan keberlanjutan program ini di NTB. Serta melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan cakupannya pada program berikutnya," terangnya.
Muazzim mengakui bahwa satu porsi anggaran makan gizi gratis mencapai Rp 10 ribu masih sangat kurang.
Bahkan dengan anggaran Rp 20 ribu pun menu makan bergizi gratis tersebut dinilai belum memenuhi standar.
"Memang kalau satu porsi dengan anggaran Rp 10 ribu kayaknya tidak cukup. Mengenai anggaran ini juga akan kita evaluasi. Salah satu tujuan kami turun langsung ini adalah untuk mengumpulkan bahan evaluasi kita di DPR. Untuk selanjutnya kami sampaikan ke pemerintah," tuturnya.
Sebelumnya, anggota DPRD NTB Sudirsah Sujanto dari fraksi Gerindra juga mengingatkan agar legislatif aktif mengawasi proses pelaksanaan MBG.
“Kita berharap semua pihak khususnya legislatif aktif memantau program ini. Jangan sampai ada penyelewengan di dalamnya,” kata Sudirsah. (tih/r2)
Editor : Kimda Farida