Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hindari Praktik Percaloan, DPRD NTB Usulkan Seleksi Terbuka Kepala SMA dan SMK

M Islamuddin • Kamis, 8 Mei 2025 | 19:40 WIB

Muhamad Aminurlah
Muhamad Aminurlah

LombokPost - Isu percaloan menyeruak menjelang mutasi kepala SMA dan SMK. Anggota DPRD NTB Muhammad Aminurlah mengusulkan agar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menggelar seleksi terbuka bagi jabatan kepala sekolah. 

"Saya usulkan seleksi terbuka. Ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) NTB," kata pria yang akrab disapa Maman di Mataram, Kamis (8/5).

Bagi Maman, seleksi terbuka sangat penting dilakukan demi menjamin proses yang bersih dan transparan, serta untuk menghindari praktik percaloan, dan titipan nama yang belakangan ini mencuat. 

Baca Juga: Proyek DAK Fisik Dikbud Molor, DPRD NTB: Ada yang Tak Beres

Apalagi, beredar isu adanya oknum calo yang diduga meminta uang kepala para calon kepala sekolah. Oknum calo menjanjikan mampu meloloskan mereka ke jabatan kepala sekolah. "Jangan sampai seleksi ini justru menjadi ladang transaksi di bawah meja,” ujarnya.

Karena itu, menurut Maman, harus ada seleksi terbuka agar kepala sekolah yang terpilih benar-benar berkualitas. "Bila perlu, harus ada assessment bagi calon kepala sekolah," ujar Maman.

Maman mengatakan, rekam jejak kepala sekolah juga harus menjadi pertimbangan. Jangan kepala sekolah yang ditunjuk bermasalah dengan hukum.

Baca Juga: Tugas Utama Kadis Dikbud yang Baru, Fokus Tuntaskan DAK Bermasalah

Selain itu, politisi PAN ini meminta agar penunjukan kepala sekolah bukan karena ada faktor kedekatan secara politik. “Kalau pakai pendekatan politik, jangan harap pendidikan akan maju. Dunia pendidikan ini begitu penting karena mencerdaskan anak-anak bangsa," tegasnya.

Dia mendukung penuh prinsip meritokrasi yang digagas Gubernur Lalu Iqbal. “Kalau memang kita ingin mewujudkan dunia pendidikan yang maju, maka meritokrasi harus diterapkan secara konsisten,” tambah Maman. 

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Abdul Aziz mengatakan, proses penunjukan kepala sekolah ada mekanisme. "Sudah diatur dan sudah ada mekanisme. Nanti dibicarakan," katanya singkat. (r5)

Editor : Jelo Sangaji
#sma smk #DPRD NTB #Dikbud NTB #Muhammad Aminurlah #kepala sekolah