Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS NTB Warning TPID Soal Inflasi Kota Bima

G
Penulis: Geumerie Ayu❯
RILIS DATA: Dari kiri, Kepala BPS NTB Wahyudin, Sekda NTB Abul Chair, dan Asisten II Setda NTB Lalu M Faozal saat merilis data inflasi NTB, di aula kantor BPS NTB, Senin (4/5). (Istimewa)
RILIS DATA: Dari kiri, Kepala BPS NTB Wahyudin, Sekda NTB Abul Chair, dan Asisten II Setda NTB Lalu M Faozal saat merilis data inflasi NTB, di aula kantor BPS NTB, Senin (4/5). (Istimewa)

Advertisement

LombokPost - NTB mencatatkan fenomena ekonomi positif pada April 2026 dengan mengalami deflasi sebesar 0,11 persen secara bulanan.

Angka ini mencerminkan penurunan harga pada sejumlah komoditas utama setelah melewati siklus puncak konsumsi Ramadan dan Idul Fitri pada Maret lalu.

Meski begitu, BPS memberikan perhatian khusus pada tiga kota pantauan inflasi di NTB, khususnya Kota Bima.

Advertisement

Wilayah ini mendapatkan peringatan keras lantaran inflasi tahunannya menembus 4,23 persen. Angka ini telah berada di luar target nasional yang ditetapkan pemerintah.

Sedangkan Kabupaten Sumbawa mencatatkan deflasi bulanan terdalam mencapai 0,52 persen. Untuk Kota Mataram mengalami inflasi tipis 0,11 persen dengan tingkat inflasi tahunan di angka 3,37 persen.

Advertisement

“Ini merupakan warning bagi teman-teman TPID, khususnya di Kota Bima supaya ke depan laju inflasinya ditekan. Ditekan supaya dia kembali ke bisa menjadi di dalam target 2,5 plus minus 1 persen,” ujar Kepala BPS NTB, Wahyudin, Senin (4/5).

Wahyudin mengatakan, penurunan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,37 persen menjadi motor utama deflasi di NTB.

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya turut menyumbang andil deflasi sebesar 1,21 persen.

Laju deflasi ini didorong penurunan harga lima komoditas utama yang menjadi penekan inflasi daerah.

Cabai rawit menjadi salah satu penyumbang utama karena harganya mulai melandai seiring masuknya musim panen.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inflasi Tahunan NTB Tembus 4,03 Persen, Early Warning Bagi TPID NTB

Inflasi Tahunan NTB Tembus 4,03 Persen, Early Warning Bagi TPID NTB

Laju inflasi NTB pada Agustus 2026 mulai menembus batas aman yang ditetapkan pemerintah, secara tahunan ntembus 4,03 persen.

Luncurkan Gerakan Menanam Cabai, Wabup UNA Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Luncurkan Gerakan Menanam Cabai, Wabup UNA Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, meluncurkan Gerakan Menanam Cabai sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Pemkab Lobar Gali Strategi Pengendalian Inflasi dan Penguatan PAD

Pemkab Lobar Gali Strategi Pengendalian Inflasi dan Penguatan PAD

Pemkab Lobar melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Badung, Bali. Kunjungan ini bertujuan pelajari strategi kendalikan inflasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer