LombokPost – Sekretaris DPRD NTB Hendra Saputra memastikan kinerja kedewanan akan tetap normal.
Sejumlah agenda seperti rapat komisi, rapat pansus maupun rapat dengar pendapatan (RDP) atau hearing bisa menempati kantor sekretariat dewan.
Saat ini pihaknya bersama BPBD NTB sedang mengidentifikasi lokasi sementara untuk aktivitas anggota dewan.
"Kantor-kantor gubernur pun bisa kita gunakan dan dimanfaatkan untuk kegiatan dewan. Sekarang pimpinan sedang koordinasi dengan Pak Gubernur (Lalu Muhamad Iqbal, Red)," kata Hendra.
Selain itu, rumah dinas Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda juga akan dimanfaatkan untuk kegiatan pimpinan
"Ibu Ketua pun sudah memberikan izin rumah dinas untuk dipakai nanti " ujar Hendra
Begitu juga dengan kegiatan ASN di lingkungan sekretariat dewan. ASN tetap masuk seperti biasa.
Ini untuk mendukung kegiatan-kegiatan administrasi anggota dan pimpinan dewan.
"Prinsipnya agenda kedewanan tetap berjalan normal. Tidak akan terganggu," paparnya.
Hanya saja ada konsekuensi dari sisi ketersediaan ruang kerja. Karena gedung sekretariat yang selama ini khusus untuk kerja ASN akan dipakai dewan.
Pihaknya pun mempertimbangkan untuk sebagian ASN bekerja dari rumah atau work from home (WFH) secara bergantian.
"WFH ini sedang didiskusikan. Mungkin ada sebagian ASN yang di kantor ada sebagian di rumah karena bisa dilakukan secara online. Pokoknya administrasi tetap bisa berjalan," jelas Hendra.
Di luar itu, Setwan dibantu BPBD NTB akan membangun tenda darurat. Itu bisa dipakai sebagian ASN untuk beraktivitas.
"Nanti kami bangun tenda juga tempat aktivitas teman-teman bekerja," pungkasnya," (mar/r2)
Editor : Kimda Farida