Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menanti Ketua Komisi IV DPRD NTB yang Baru Pengganti Hamdan Kasim

Umar Wirahadi • Rabu, 26 November 2025 | 22:07 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto mengatakan masih menunggu arahan pimpinan dewan soal pengganti ketua komisi IV setelah Hamdan Kasim tersandung kasus.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto mengatakan masih menunggu arahan pimpinan dewan soal pengganti ketua komisi IV setelah Hamdan Kasim tersandung kasus.

 

LombokPost – Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto mengungkapkan rasa prihatin atas kasus hukum yang menimpa Ketua Komisi Hamdan Kasim.

Semua anggota komisi merasa sedih atas peristiwa hukum itu.  

"Kami turut prihatin melihat kondisi ini. Sebagai anggota Komisi IV kami sangat sedih atas peristiwa ini," kata Sudirsah Sujanto, Selasa (25/11). 

Ia memastikan kasus hukum yang membelit Hamdan Kasim tidak akan mengganggu kerja-kerja Komisi IV.

Komisi yang membidangi urusan infrastruktur itu akan bekerja seperti biasa. Termasuk akan memanggil sejumlah OPD yang menjadi mitra kerja.

Karena rapat kerja bisa dipimpin oleh Sudirsah sebagai wakil ketua dan Hasbullah Muis Konco sebagai Sekretaris Komisi IV. "Karena kerja kami ini kan bersifat kolektif kolegial," ujarnya. 

Terkait siapa sosok Ketua Komisi IV pengganti Hamdan Kasim, Sudirsah mengatakan akan menyerahkan ke pimpinan dewan.

Hal itu juga menjadi ranah dari para pimpinan partai.

"Kami semua menunggu arahan pimpinan. Apalagi ini (Ketua Komisi IV DPRD NTB, Red) memang Golkar yang punya. Kita serahkan ke partai," pungkas politisi Gerindra itu. 

Seperti diketahui, Hamdan Kasim menjadi tersangka Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB atas dugaan gratifikasi dana "siluman".

Anggota dewan Golkar dari dapil NTB IV atau Lombok Timur bagian selatan itu langsung ditahan penyidik, pada Senin (24/11).

Terkait hal itu, para petinggi Partai Golkar kompak irit bicara menyikapi penahanan Hamdan Kasim.

Wakil Gubernur NTB yang juga Bendahara DPD I Golkar NTB Indah Dhamayanti Putri mengatakan tidak mau mengomentari penahanan itu.

"Saya nggak berkomentar," kata Umi Dinda sapaan karib Indah Dhamayanti Putri usai rapat paripurna tentang Nota Keuangan dan Raperda tentang APBD 2026, Senin (24/11). 

Ditanya soal jabatan Hamdan Kasim sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD NTB serta Ketua Komisi IV DPRD NTB, ia juga tetap tidak mau berkomentar.

"Untuk posisi di Partai Golkar nanti partai yang memutuskan," ujar Umi Dinda. 

Hal senada disampaikan Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda. Kepada wartawan ia lebih banyak menjawab "no comment".

Isvie meminta wartawan untuk mengkonfirmasi langsung ke Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana.

"Saya pribadi no comment. Kalau partai tanya Pak Ketua (Ketua Golkar NTB Mohan Roliskana, Red) partai saja," cetus Baiq Isvie. (*)

Editor : Marthadi
#Kejati NTB #DPRD NTB #Hamdan Kasim #Dana siluman Pokir #Ditahan