Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cegah Abrasi di Pesisir Ampenan, BAGUNA PDIP NTB Bersama Warga Tanam 1000 Pohon untuk HUT Megawati ke-79

Lalu Mohammad Zaenudin • Jumat, 23 Januari 2026 | 06:14 WIB

Ketua BAGUNA NTB Nyayu Ernawati, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram I Gde Wiska, dan anggota   menanam pohon cemara udang di pantai Bintaro.
Ketua BAGUNA NTB Nyayu Ernawati, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram I Gde Wiska, dan anggota menanam pohon cemara udang di pantai Bintaro.

LombokPost
 - Sebanyak 1000 pohon cemara udang ditanam kader dan pengurus PDI Perjuangan NTB di Lingkungan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Rabu 21 Januari 2026. Kegiatan ini, terasa spesial lantaran juga menjadi kado ulang tahun ke-79 Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang akan dirayakan serentak hari ini.

Ketua Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan NTB Nyayu Ernawati mengatakan, sesuai arahan DPP PDIP dan Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat, maka seluruh kader, telah mulai bergerak. Menggelar aksi mencintai bumi dengan memulai pembersihan pantai di Bintaro.

"Kegiatan mencintai bumi atau yang dikenal dengan 'Merawat Pertiwi' bagi kader PDIP NTB, kita awali dengan bersih-bersih pantai dan berlanjut ke penanaman pohon 1000 pohon cemara udang di Pantai Bintaro hari ini," katanya, Kamis (22/1).

Baguna NTB dan Kader PDIP NTB saat berfoto bersama dalam aksi menaman pohon cemara udang di pantai Bintaro.
Baguna NTB dan Kader PDIP NTB saat berfoto bersama dalam aksi menaman pohon cemara udang di pantai Bintaro.

Anggota DPRD Kota Mataram ini, menjelaskan tanaman cemara udang, dipilih karena mampu menahan abrasi pantai hingga tsunami. Pohon ini juga rekomendasi langsung dari Ketua DPD PDIP NTB.

Pohon ini memiliki akar yang sangat kuat, tahan kondisi ekstrem dan daunnya juga bisa jadi mulsa yang berpotensi sebagai obat tradisional, mencegah kolesterol dan gula darah. “Sesuai arahan Ketua DPD, usai kita tanam, maka tugas kita adalah merawat tanaman ini agar dapat tumbuh dengan subur. Ini karena tanaman cemara udang memiliki manfaat jangka panjang untuk kehidupan warga pesisir Kota Mataram," tegasnya.

Nyayu menyebut dipilihnya Pantai Bintaro sebagai lokasi kegiatan Merawat Pertiwi karena memiliki tingkat kerawanan abrasi dan penumpukan sampah yang cukup tinggi. Apalagi, katanya, kawasan pantai yang berada di belakang Rusunawa itu, menjadi ruang publik warga, namun minim sentuhan penataan lingkungan.

Menyinggung aksi bersih pantai, Nyayu menyebut ini sebagai langkah awal dari rangkaian program lingkungan. Nantinya secara berkelanjutan akan dilakukan kader PDIP bersama masyarakat.

Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembersihan sampah pesisir dan penanaman pohon cemara udang sebagai upaya mitigasi abrasi. Dalam kegiatan bersih-bersih sebelummya, BAGUNA melibatkan sekitar 100 orang peserta. Terdiri dari kader partai, relawan, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Salah satunya, generasi muda yang tergabung dalam pemuda masjid Kurma Baim. Dari aksi tersebut, peserta berhasil mengumpulkan lebih dari 50 karung sampah, yang didominasi sampah organik seperti daun-daunan, serta sampah plastik rumah tangga. 

Nyayu menegaskan, keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam gerakan Merawat Pertiwi ini. Mengingat, menjaga lingkungan tidak bisa hanya dibebankan pada organisasi atau pemerintah semata, melainkan harus tumbuh dari kesadaran kolektif masyarakat. 

"Alhamdulillah, sepanjang kegiatan keterlibatan warga sekitar bersama kader partai terlihat kompak dan bahu-membahu merawat lingkungan. Insya Allah, jika lingkungan ini dirawat bersama, maka kecintaan terhadap tempat tinggalnya juga akan tumbuh dengan sendirinya,” jelasnya.

Usai melakukan penanaman pohon, kegiatan Merawat Pertiwi DPD PDIP NTB dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama ratusan kader dan warga setempat. “Kita pilih tumpeng karena ini adalah hidangan tradisional yang di instruksikan DPP yang mengandung filosofi ucapan rasa syukur, kebersamaan dan harapan," tandas Nyayu.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB Hakam Ali Niazi mengatakan kegiatan Merawat Pertiwi yang digelar DPD PDIP NTB, merupakan arahan langsung Ketua Umum. Tujuannya agar kader partai di semua tingkatan, dalam berpolitik harus menyentuh seluruh aspek kehidupan.

Mengingat saat ini, perubahan iklim dalam posisi mengkhawatirkan. "Jadi berpolitik bukan soal kepentingan dan kekuasaan. Tapi Bu Megawati mengajarkan kami untuk berpolitik yang peduli pada lingkungan demi kelangsungan generasi dan alam sekitar yang harus dirawat da dijaga kelangsungannya," tegasnnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Merawat Pertiwi #Mitigasi abrasi #Penanaman cemara udang #HUT Mega ke 79 #Pantai Bintaro #PDIP NTB