Partai Bintang Mercy itu akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) yang salah satu agendanya memilih ketua DPD Demokrat NTB periode berikutnya.
"Seluruh Indonesia akan melaksanakan musda yang akan digelar pada Februari. Termasuk daerah NTB," kata Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat NTB Letkol Inf (purn) Si Made Rai Edi Astawa kepada Lombok Post.
Musda tidak akan menunggu keputusan inkrah atas kasus yang menimpa eks Ketua DPD Demokrat Indra Jaya Usman (IJU) yang terseret kasus dana gratifikasi DPRD NTB.
Disampaikan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah menyampaikan sejumlah kriteria calon ketua DPD. Setidaknya ada tujuh kriteria yang telah ditetapkan AHY.
"Salah satunya mendapatkan dukungan minimal 20 persen dari pemilik suara," kata Made Rai, sapaan karibnya.
Syarat mengantongi minimal 20 persen dukungan pemilik suara sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam AD/ART Partai Demokrat.
Para kader juga harus berkomitmen menjaga kode etik partai, serta peraturan organisasi partai lainnya.
Di sisi lain, sosok ketua DPD Demokrat yang baru harus membentuk struktur partai sampai tingkat anak ranting. Pembentukan pengurus sampai ke tingkat dusun ini dinilai sangat penting, karena berurusan langsung dengan masyarakat di akar rumput.
"Pengurus anak ranting ini sangat strategis. Karena mereka ini bersentuhan langsung ke kebutuhan masyarakat," jelas Made Rai.
Ia menargetkan seluruh dusun se-NTB harus memiliki pengurus anak ranting. Dalam waktu dekat pengurus anak ranting anak dilantik di setiap kabupaten/kota.
"Ini perintah langsung dari Pak Ketua Umum (Ketua Umum Demokrat AHY, Red)," paparnya.
Kriteria lainnya, ketua Demokrat yang baru harus komitmen membentuk saksi sampai ke tingkat TPS.
Berikutnya, yang bersangkutan harus berkomitmen untuk memenangkan Pileg 2029. Terutama bekerja keras mengamankan 2 kursi DPR RI di Dapil NTB 1 dan NTB 2.
Selain itu, figur ketua DPD diminta bekerja keras untuk menambah keanggotaan Partai Demokrat minimal 3 persen dari jumlah DPT.
Meski kader bisa berkompetisi secara terbuka, ia berharap mekanisme aklamasi bisa diterapkan di NTB. Tujuannya untuk menjaga persatuan dan menekan konflik internal.
"Sejumlah daerah melakukan musda dengan aklamasi. Saya berharap para pemilik suara di NTB bisa menurunkan ego, tidak perlu ada persaingan. Kondisi Demokrat saat ini terdengar paling sedikit, paling junior. Kalau tidak solid dalam konsolidasi, itu kerugian besar," pungkas Made Rai.
Editor : Siti Aeny Maryam